Saturday, August 12, 2017

SPRUTEN Serba Serbi Spruten, Bercak Hitam Mirip Tahi Lalat

Spruten, Bercak Hitam di Wajah yang Bentuknya Mirip Tahi Lalat. Munculnya bercak kecoklatan di wajah tentu sangat mengganggu. Spruten adalah bercak kecoklatan atau kehitaman di wajah atau orang awam bilang flek. Bercak atau flek kecoklatan di wajah dalam istilah medis terbagi menjadi tiga yaitu Melasma, Freckles dan Lentigenes. Baca juga Tips Perawatan Kulit Cerah Alami Menggunakan Masker Buah

SPRUTEN Serba Serbi Spruten, Bercak Hitam Mirip Tahi Lalat

Ketiga faktor tersebut yang disebutkan tadi timbul karena akumulasi dari paparan sinar matahari dalam jangka waktu lama. Sehingga dapat menimbulkan produksi melanin berlebih yang tertimbun di dalam kulit. Penyebab lain bisa terjadi karena hormonal misal pil KB atau saat hamil.

Bentuknya sendiri memang tak jauh berbeda dengan tahi lalat. Bagi orang yang masih awam, tentu mereka akan sulit membedakan keduanya. Meski sama-sama berwarna cokelat, spruten ternyata memiliki warna yang lebih terang daripada tahi lalat. Jika diraba, permukaannya pun akan terasa sedikit menonjol.

Jumlah spruten biasanya juga akan bertambah seiring dengan pertambahan usia. Selain itu, spruten juga bersifat genetik. Jadi, apabila orangtua memiliki riwayat masalah kulit ini, jangan heran jika anak nanti akan memilikinya juga. Timbulnya spruten ternyata juga tak mengenal usia. Anak berusia lima tahun pun bahkan bisa saja terkena spruten. Selain itu, pada cuaca yang sangat terik, jumlah spruten dapat bertambah dan warnanya pun bisa berubah menjadi lebih gelap.

Spruten tidak terlalu berisiko membahayakan kesehatan kulit. Hanya saja, jika jumlahnya cukup banyak, spruten dapat merusak estetika wajah. Namun, jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, spruten dikhawatirkan dapat memicu penyakit melanoma, yakni jenis kanker kulit paling serius yang berkembang pada sel pigmen kulit yang berfungsi sebagai penghasil melanin (melanosit). Kebanyakan melanoma tampak seperti tahi lalat baru, beberapa juga berkembang dari tahi lalat yang sudah ada.

Untuk menyembuhkannya membutuhkan terapi dengan obat-obatan seperti alpha hidroxy acid, tretinoin, asam karbonat, dan arbutin. Selain terapi obat oles, terapi lain adalah chemical peeling, dan mikrodermabrasi.

Untuk lebih jelasnya, segera berkonsultasi dengan ahli dermatologis dan meminta penanganan yang tepat.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon