Monday, October 30, 2017

Mengetahui Sebab dan Cara Pencegahan Darah Rendah

Normalnya, tekanan darah pada setiap orang yaitu diantara 90/60 mmHg dan 140/90 mmHg. Bila tekanan darah dibawah nilai normal, maka orang tersebut sedang mengalami darah rendah atau hipotensi. Penyakit ini tidak menyebabkan kematian, karena darah rendah masih tergolong penyakit yang jinak dan mudah disembuhkan dengan cara menjaga pola hidup yang sehat dan istirahat yang cukup. 

Mengetahui Sebab dan Cara Pencegahan Darah Rendah


Saat darah mengalir melalui pembuluh darah arteri, darah memberikan suatu tekanan ke dinding arteri. Tekanan itulah yang dinilai sebagai tolak ukur kekuatan aliran darah yang biasa disebut dengan tekanan darah. Kebalikkan dari darah rendah atau hipotensi adalah darah tinggi yang biasa disebut dengan hipertensi yang memiliki tekanan darah diatas 140/90 mmHg.

Terhambatnya jumlah darah yang akan mengalir ke otak dan organ penting lainnya seperti ginjal dan paru-paru dapat terjadi jika anda sedang mengalami tekanan darah rendah, sehingga menyebabkan kepala terasa pusing dan tubuh juga tidak stabil atau goyah, bahkan bisa sampai terjadi kehilangan kesadaran.

Gejala Darah Rendah


Sebagian besar si penderita darah rendah akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :
Pusing atau sakit pada bagian kepala
Mata seperti berkunang-kunang
Wajah menjadi pusat
Tubuh menjadi mudah lelah
Sering terjadi mual dan muntah
Kehilangan keseimbangan tubuh

Jika anda merasa memiliki gejala tersebut, segera istirahatkan tubuh anda dan konsumsi air putih yang cukup. Hentikan segala aktivitas yang sedang anda lakukan, dan gejala tersebut biasanya akan hilang setelah beberapa saat kemudian.

Penyebab Darah Rendah

Penyakit darah rendah sebenarnya bisa berubah sepanjang hari, yang tergantung dari kegiatan yang sedang anda lakukan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan darah rendah seperti faktor usia, efek pengobatan tertentu, dan kondisi cuaca yang berubah-ubah. Cuaca yang sedang panas bisa membuat tekanan darah seseorang itu menurun. 

Selain beberapa faktor tersebut, berikut adalah faktor lain yang menyebabkan tekanan darah seseorang menurun

Dehidrasi

Dehidrasi biasanya diakibatkan karena tubuh kurang mendapatkan cairan. Biasanya hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya terlalu berat melakukan aktivitas olahraga dan aktivitas lainnya.

Pendarahan

Penyebab darah rendah yang lainnya adalah adanya pendarahan yang biasanya disebabkan oleh kecelakaan, operasi dan lainnya. Kekurangan darah tersebut biasanya menjadi salah satu penyebab terjadinya hipotensi.

Inflamasi atau peradangan pada organ tubuh

Tekanan darah rendah juga dapat dipengaruhi oleh adanya peradangan pada tubuh. Pembuluh darah yang mengelilingi jaringan yang sedang terjadi peradangan. Hal tersebut kemudian akan menyebabkan suatu volume darah akan mengalami pengurangan yang pada akhirnya memicu tekanan darah menjadi rendah.

Otot jantung melemah

Otot jantung yang mengalami kelemahan, menyebabkan otot jantung gagal dalam mengurangi darah yang akan dipompa. Penyebab dari hal tersebut adalah dari serangan jantung atau juga akibat infeksi suatu virus tertentu.

Penyumbatan pembuluh darah

Jika terjadi penyumbatan pada pembuluh darah, maka jaringan yang bertugas dalam mengirimkan sinyal ke organ jantung juga mengalami hambatan. Kondisi seperti ini, jika dibiarkan secara terus-menerus, maka memicu suatu tekanan darah rendah.

Detak jantung tidak normal

Detak jantung yang mengalami ketidaknormalan yang bisa membuat kontraksi di dalam jantung terganggu sehingga jumlah darah yang dipompa menjadi kurang dan bukan suatu yang tidak mungkin, bahwa anda akan mengalami hipotensi.

Kehamilan

Tekanan darah rendah saat masa kehamilan adalah suatu yang sangat wajar dialami bagi sebagian wanita hamil. Namun sebaiknya rutin memeriksakan ke dokter kandungan, karena bila hal tersebut dibiarkan, janin yang akan dikandung akan mengalami suatu gangguan. 

Kurang nutrisi

Jangan menyepelekan asupan gizi dari makanan yang anda konsumsi setiap hari. Karena darah rendah juga dipicu oleh kurangnya nutrisi yang ada di dalam tubuh. Sebaiknya anda mulai mengkonsumsi kedelai dan jenis kacang-kacangan lainnya yang bisa menstabilkan tekanan darah anda. 

Diagnosis Hipotensi

Mengukur tekanan darah seseorang dengan alat yang bernama Stigmomanometer (alat pengukur tekanan darah). Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengukur tekanan darah, yaitu :
Mengosongkan kandung kemih dengan cara buang air kecil terlebih dahulu
Istirahatkan tubuh minimal 5 menit
Pemeriksaan dilakukan dengan cara duduk dan tidak berbicara

Selain mengukur tekanan darah menggunakan suatu alat, berikut ini ada beberapa cara atau tes yang bisa juga dilakukan untuk mendiagnosis penyebab hipotensi akibat kondisi atau penyakit tertentu

Elektrokardiogram (EKG), tes ini bertujuan untuk mendeteksi keabnormalan struktus jantung, permasalahan suplai oksigen dan darah ke jantung, dan detak jantung yang tidak teratur

Ekokardiogram, tes yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar struktur jantung.

Tes latihan stress,  tes ini dilakukan dengan cara membuat jantung bekerja lebih keras agar lebih mudah mendiagnosis tekanan darah seseorang.

Tes darah,  tes ini biasanya dilakukan pada seseorang untuk memeriksakan kadar hormone yang dimiliki jika si penderita mengalami anemia atau diabetes.

Makanan untuk Penderita Darah Rendah

Cara menghilangkan darah rendah adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan serat dan nutrisi supaya tekanan darah menjadi stabil. Berikut adalah beberapa daftar makanan yang wajib dikonsumsi bagi penderita hipotensi :

Kacang-kacangan, asam folat merupakan vitamin B-9 yang termaksud juga dengan vitamin B-komplek. Zat ini banyak terkandung dari semua jenis kacang-kacangan ini, dan mampu meningkatkan kadar tekanan darah rendah. Kandungan zat besi (Fe) yang terkandung juga sangat baik untuk meningkatkan darah rendah.

Air putih, mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup, dapat meminimalisir dehidrasi atau kurang cairan yang merupakan gejala awal pada darah rendah. 

Daging-dagingan, vitamin B-12 yang terkandung dalam segala jenis daging-dagingan juga merupakan salah satu vitamin B-komplek yang berperan dalam mensitetis DNA dan memproduksi sel-sel darah merah. Sebelum dikonsumsi, sebaiknya anda memahami cara mengolah daging merah tersebut agar tidak terjadi kesalahan yang menyebabkan timbulnya penyakit lain.

Bayam, daun bayam banyak mengandung magnesium dan zat besi yang sangat baik untuk menstabilkan tekanan darah rendah anda. Cara pengolahan daun bayam sebelum dikonsumsi juga sangan mudah, selain biasa dijadikan sebagai sayur, menjadikan bayam sebagai jus dengan buah-buahan lain juga aman dikonsumsi bagi penderita hipotensi.

Hati ayam atau sapi, sama seperti daging-dagingan, hati ayam atau sapi juga banyak mengandung vitamin B-12 yang berperan aktif dalam memproduksi sel-sel darah merah.

Buah-buahan, jenis buah yang banyak mengandung vitamin A seperti mangga, jeruk, semangka dan melon ini ternyata sangat baik dikonsumsi bagi penderita hipotensi. Karena selain bagus untuk mata, vitamin A juga dapat meningkatkan sel-sel darah merah.

Kurma, salah satu jenis buah-buahan ini juga kaya akan vitamin B-komplek yang berperan dalam memproduksi sel-sel darah merah agar meminimalisir kekurangan darah yang mengakibatkan tekanan darah menjadi rendah.

Itulah beberapa informasi sedikit tentang penyakit tekanan darah rendah, sebaiknya anda mencegah hal tersebut dengan cara pola hidup yang sehat dan rajin berolahraga didukung oleh makanan yang baik untuk meningkatkan kadar darah anda.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon