Sunday, November 11, 2018

CERMAT MEMILIH MAKANAN, DAPAT MENURUNKAN KOLESTEROL JAHAT DALAM TUBUH

Cara Menurunkan Angka Kolesterol "Jahat" Lewat Makanan. Mendengar kata kolesterol pastilah langsung tertuju pada deretan efek negatif terhadap tubuh. Padahal setiap orang memiliki kolesterol dalam tubuhnya. Sebab kolesterol sendiri merupakan metabolit yang mengandung lemak sterol yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Sebagai referensi baca juga OKRA Manfaat Okra Bagi Kesehatan

CERMAT MEMILIH MAKANAN, DAPAT MENURUNKAN KOLESTEROL JAHAT DALAM TUBUH

Terdapat dua jenis kolesterol yang terdapat dalam tubuh kita. Pertama adalah kolesterol LDL. Jenis kolesterol inilah yang berbahaya bagi tubuh. Sedangkan kolesterol HDL merupakan kolesterol yang dapat melarutkan kolesterol jahat dalam tubuh. Batas normal kolesterol dalam tubuh adalah 160-200 mg saja.

Kolesterol yang kemudian lebih dikenal sebagai penyakit ini adalah keadaan di mana kadar kolesterol LDL dalam darah yang melampaui kadar normal. Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh menjadi pemicu timbulnya berbagai jenis penyakit yang dapat berbahaya bagi tubuh.

Meski memiliki angka kolesterol LDL tinggi, hanya dengan cermat memilih makanan, Anda bisa menurunkan risiko penyakit.

1. Makanan kaya serat larut
Soluble fiber atau serat yang mudah larut bisa ditemukan pada kacang-kacangan, biji-bijian utuh, apel, sitrus, dan lainnya.

Manusia kekurangan enzim yang cukup untuk menghancurkan serat larut. Sehingga, makanan tersebut masuk ke dalam saluran pencernaan, menyerap air, dan membentuk pasta tebal. Selama perjalanannya dalam tubuh, serat larut menyerap cairan empedu, yaitu substansi yang diproduksi oleh hati untuk menghancurkan lemak.

Baik serat maupun cairan empedu tersebut akan dikeluarkan lewat kotoran. Cairan empedu terbentuk dari kolesterol.

Jadi, ketika hati perlu memproduksi lebih bnyak cairan empedu, hati akan menarik kolesterol dari dalam pembuluh darah. Hal ini membuat tingkat kolesterol menurun secara alami.

Konsumsi serat larut secara rutin diasosiasikan dengan penurunan 5-10 persen kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL), setidaknya dalam empat minggu.

Kita direkomendasikan untuk mengonsumsi sedikitnya 5-10 gram serat larut setiap hari, untuk mencapai efek penurunan kolesterol yang maksimal. Namun, manfaat penurunan kolesterol bahkan sudah terlihat ketika kita mengonsumsi tiga gram saja setiap harinya.

2. Makan sayur dan buah
Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran adalah cara mudah menurunkan tingkat kolesterol jahat.

Sejumlah studi menunjukkan, orang dewasa yang mengonsumsi sedikitnya empat porsi buah dan sayuran setiap hari, bisa menurunkan hingga enam persen kolesterol LDL, ketimbang mereka yang mengonsumsi kurang dari dua porsi perhari.

Buah dan sayur juga mengandung antioksidan tinggi yang bisa mencegah kolesterol LDL teroksidasi dan membentuk plak di dinding arteri.

Penurunan angka kolesterol dan efek antioksidan dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Penelitian juga menemukan, orang-orang yang mengonsumsi buah dan sayur mengalami penurunan risiko terbentuknya penyakit jantung hingga 17 persen risiko lebih rendah dalam 10 tahun. Capaian itu dibandingkan langsung dengan orang-orang yang tak mengonsumsi buah dan sayuran.

3. Masak dengan herbal dan rempah
Herbal dan rempah adalah nutrisi yang juga mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan.

Sejumlah studi menunjukkan, bawang putih, kunyit dan jahe efektif menurunkan kolesterol jika dikonsumsi secara rutin.

Faktanya, konsumsi sebutir bawang putih per hari selama tiga bulan sudah mampu menurunkan kolesterol total sebanyak sembilan persen.

Selain itu, untuk menurunkan kolesterol, herbal dan rempah-rempah juga mengandung antioksidan yang mencegah kolesterol LDL teroksidasi, dan mengurangi formasi plak dalam arteri.

Meskipun herbal dan rempah tidak umum untuk dikonsumsi dalam jumlah besar, keduanya bisa berkontribusi secara signifikan untuk menyumbang antioksidan setiap harinya.

Oregano kering, sage, mint, tumbuhan, cengkeh, rempah, dan kayu manis mengandung angka antioksidan tertinggi sama seperti herbal segar.

4. Konsumsi lemak tak jenuh
Ada dua jenis lemak yang terkandung dalam makanan, yakni lemak jenuh dan tak jenuh.

Penelitian menunjukkan, mengganti konsumsi lemak jenuh dengan lemak tak jenuh bisa mereduksi total kolesterol hingga sembilan persen dan kolesterol LDL hingga 11 persen dalam delapan minggu.

Sejumlah studi jangka panjang juga menemukan, orang-orang yang mengonsumsi lebih banyak lemak tak jenuh, dan lebih sedikit lemak jenuh cenderung memiliki tingkat kolesterol lebih rendah.

Makanan seperti alpukat, buah zaitun, minyak ikan, dan kacang-kacangan kaya akan lemak tak jenuh sehingga membawa banyak manfaat ketika dikonsumsi rutin.

5. Menghindari lemak trans buatan
Lemak trans umumnya terdapat secara alami pada daging merah dan produk susu.

Lemak trans buatan diproduksi dengan menghidrogenasi (menambah hidrogen) lemak tak jenuh seperti minyak sayur untuk mengubah struktur dan membuat mereka lebih solid pada suhu ruangan.

Lemak trans membuat solusi murah dari lemak jenuh dan telah banyak digunakan oleh restoran dan pabrik makanan.

Meski begitu, riset substantif menunjukkan, konsumsi lemak trans buatan berpotensi meningkatkan kolesterol LDL, menurunkan kolesterol baik atau HDL. Lemak jenis ini pun kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung hingga 23 persen.

Ketika membeli makanan, berhati-hatilah dengan kata "hidrogenasi parsial" pada daftar bahan makanan. Istilah ini mengindikasikan bahwa makanan tersebut mengandung lemak trans yang harus dihindari.

6. Hindari gula tambahan
Terlalu banyak mengonsumsi gula tambahan juga bisa meningkatkan kolesterol.

Sebuah studi menemukan, orang dewasa yang 25 persen konsumsinya berasal dari minuman dengan kandungan sirup fruktosa jagung tinggi akan mengalami peningkatan kolesterol LDL hingga 17 persen hanya dalam dua minggu. Fruktosa meningkatkan oksidasi partikel kolesterol LDL yang menyebabkan penyakit jantung.

Asosiasi Jantung Amerika Serikat merekomendasikan konsumsi tidak lebih dari 100 kalori (25 gram) gula tambahan per harinya untuk wanita dan anak-anak. Sementara, bagi pria tidak lebih dari 150 kalori (37,5 gram).

7. Pola makan mediterania
Salah satu cara mudah untuk mengganti pola hidup adalah mengikuti pola makan ala mediterania.

Pola makan mediterania kaya akan minyak zaitun, buah-buahan, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, ikan, sedikit daging merah, dan banyak konsumsi susu.

Karena menyertakan daftar makanan yang mampu mengurangi kadar kolesterol, pola makan ini dianggap sangat menyehatkan bagi jantung.

Sebuah riset menunjukkan, mengikuti pola makan mediterania selama sekitar tiga bulan mampu mengurangi kolesterol LDL hingga sekitar 8,9mg per deciliter (dL).

Pola makan ini juga dinilai efektif mengurangi risiko penyakit jantung hingga 52 persen dan risiko kematian hingga 47 persen ketika dijalankan kurang lebih selama empat tahun.

8. Makan lebih banyak kedelai
Kacang kedelai kaya akan protein dan mengandung isoflavon, komponen berbasis tumbuhan yang memiliki struktur sama dengan estrogen.

Penelitian menemukan, protein pada kedelai dan isoflavon memiliki efek penurunan kolesterol dan mampu menurunkan risiko penyakit jantung.

Konsumsi kedelai setiap hari setidaknya dalam sebulan mampu meningkatkan kolesterol HDL hingga 1.4 mg/dL dan mereduksi kolesterol LDL hingga sekitar 4 mg/dL.

Kedelai yang minim proses, seperti susu kedelai, akan lebih efektif dalam menurunkan kadar kolesterol ketimbang kedelai yang diproses.

9. Minum teh hijau
Teh hijau dibuat dengan cara memanaskan dan mengeringkan daun tanaman kamellia sintesis.

Daun teh hijau bisa direndam dalam air untuk disajikan menjadi teh hangat atau dijadikan bubuk teh yang dicampurkan menjadi matcha.

Dari 14 studi sejenis, ditemukan bahwa konsumsi teh hijau setiap harinya dalam sekitar dua minggu dapat menurunkan total kolesterol sekitar 7 mg/dL dan kolesterol LDL sekitar 2 mg/dL.

Teh hijau juga kaya akan antioksidan sehingga mampu mencegah oksidasi kolesterol LDL dan pembentukan plak pada dinding arteri.

Minum sedikitnya empat gelas teh hijau per hari akan melindungi kita dari penyakit jantung. Namun, konsumsi segelas teh hijau saja sudah cukup mereduksi risiko penyakit jantung hingga sekitar 20 persen.

Thursday, November 8, 2018

SHEA BUTTER MERAWAT KELEMBUTAN KULIT DAN USIR JERAWAT DENGAN SHE BUTTER

8 Manfaat Shea Butter untuk Merawat Kecantikan Kulit. Shea butter berasal dari lemak alami yang diekstrak langsung dari buah pohon shea atau Butyrospermum Parki. Saat ini Shea butter menjadi salah bahan yang banyak dipakai produk perawatan kulit, karena banyaknya vitamin, protein, mineral, dan asam lemak esensial (oleic, stearic, arachidic, palmitic, linolenic) yang terkandung di dalamnya. Lihat juga PANDUAN MEMILIH TABIR SURYA YANG TEPAT SESUAI KONDISI KULIT

SHEA BUTTER MERAWAT KELEMBUTAN KULIT DAN USIR JERAWAT DENGAN SHE BUTTER

Berikut beberapa manfaat Shea butter.

Vitamin A alami

Alasan terbesar untuk menggunakan shea butter adalah kandungan alami Vitamin A di dalamnya. Dibandingkan retinoid yang ada di dalam krim anti-aging yang bekerja untuk mengurangi kerutan, Vit A dalam shea butter lebih kuat membantu menghilangkan kerutan di kulit.

Vitamin E

Tak hanya Vitamin A, shea butter juga menyediakan Vitamin E untuk kulit Anda. Jadi, tak perlu lagi khawatir saat Anda beraktivitas di luar ruangan dan harus berhadapan langsung dengan sinar matahari. Vitamin E akan melindungi kulit Anda sebagai antioksidan dan poin plusnya sekaligus melembutkan kulit.

Vitamin F

Seiring dengan bertambahnya usia, elastisitas kulit akan terus berkurang. Salah satu nutrisi yang dapat menjaga elastisitas kulit adalah vitamin F. Vitamin ini dapat ditemukan dalam shea butter. Hidrasi dan kelembapan kulit yang terjaga dengan penggunaan rutin shea butter juga dapat membantu mengembalikan elastisitas kulit.

Menyembuhkan Eczema

Saat kondisi kulit Anda berubah merah dan menyebabkan rasa gatal ini pasti sangat menyebalkan. Vitamin, fatty acid, dan anti-peradangan dari perawatan dengan shea butter menjadi solusi untuk menyembuhkan eczema.

Jerawat

Satu lagi yang selalu jadi masalah banyak wanita, yaitu jerawat. Selain melembutkan kulit dengan kandungan fatty acid-nya, shea butter menyerang langsung sumber infeksi yang menyebabkan jerawat dengan antimicrobial. Kandungan ini juga berfungsi mengurangi noda bekas jerawat yang muncul.

Melindungi Kulit dari Sinar UV

Dengan kandungan vitamin A-nya yang tinggi, shea butter mampu dijadikan sebagai tabir surya yang melindungi kulit dari sinar UV yang berpotensi merusak kulit. Jika kulit sudah terlanjur rusak, shea butter bisa menjadi solusi karena kandungan vitamin D-nya yang berfungsi memperbarui sel-sel kulit mati.

Meratakan Warna Kulit

Bicara tentang masalah kulit akibat sinar UV, kita pasti familiar dengan masalah kulit hitam dan kulit belang. Beruntungnya, shea butter ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk menyamarkan noda hitam, sekaligus meratakan warna kulit menjadi sedia kala.

Mengatasi Rambut Kusam

Paparan sinar matahari merupakan salah satu penyebab terjadinya rambut kusam. kamu bisa melindungi rambut menggunakan shea butter. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, shea butter memiliki kandungan SPF alami. Meskipun kadarnya tergolong rendah, kandungan SPF ini cukup efektif untuk melindungi rambut. Shea butter cocok digunakan rambut jenis apapun, terlebih lagi untuk yang memiliki rambut rusak akibat pewarnaan.

Tuesday, November 6, 2018

INI DIA ALTERNATIF LAIN MENGATASI JERAWAT YANG JARANG DIKETAHUI

9 Perawatan Alami Mengatasi Jerawat yang Jarang Diketahui. Jerawat yang membandel menjadi hal yang mengganggu penampilan kita. Berbagai cara dilakukan untuk menghilangkannya. Selain dengan menggunakan produk kimia Anda dapat mengatasi jerawat dengan cara alami. Lihat juga BEKAS JERAWAT Jenis Bekas Jerawat dan Cara Mengatasinya

INI DIA ALTERNATIF LAIN MENGATASI JERAWAT YANG JARANG DIKETAHUI

Berikut ini adalah beberapa jenis perawatan jerawat yang masih jarang diketahui.

1. Hidrokortison

Untuk mengatasi bintik-bintik merah, aplikasikan sedikit krim hidrokortison. Krim ini biasanya dapat membantu mengatasi kulit kering, gatal, mengurangi kemerahan, dan iritasi.

2. Lotion calamine

Lotion dengan kandungan calamine dapat membantu meredakan kemerahan dan pembengkakan yang terjadi akibat.

3. Kunyit

Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi yang luar biasa. Masker kunyit juga dapat mengatasi kemerahan dan kulit yang teriritasi.

4. Minyak teh

Minyak teh memiliki sifat mikroba dan antiseptik, dapat digunakan untuk mengatasi penyakit ringan dan penyakit kulit. Minyak teh juga dapat membantu mengatasi masalah ketombe atau kulit kepala yang teriritasi.

Anda bisa menggunakan minyak teh sebagai toner atau spot treatment. Namun, hati-hati, karena jika berlebihan, dapat membuat kulit mengelupas.

5. Madu

Madu dapat digunakan untuk mengurangi kemerahan dan menenangkan kulit yang teriritasi, terutama madu Manuka. Madu Manuka memiliki kadar pH cenderung asam yang dapat membantu proses penyembuhan.

6. Kulit pisang

Kulit pisang memiliki kandungan antioksidan dan potasium yang sangat membantu dalam penyembuhan jerawat. Cobalah menggosokan kulit pisang di area yang berjerawat untuk mengurangi kemerahan, bengkak, dan menyembuhkan lebih cepat.

7. Lidah buaya

Lidah buaya memang dikenal untuk mengatasi luka bakar, ternyata lidah buaya juga dapat mengatasi jerawat. Lidah buaya dapat mengurangi kemerahan, peradangan, dan rasa gatal.

8. Es batu

Es batu bisa membantu meminimalisir peradangan dan kemerahan saat Anda mengalami jerawat kistik. Jika terlalu dingin, bungkus es batu dengan handuk atau kain lap.

9. Menggunakan uap

Uap akan membuka pori-pori yang tertutup sehingga kulit dapat bernapas. Dengan demikian kotoran yang terperangkap dalam pori-pori dapat keluar.

Caranya adalah dengan mengisi suatu wadah dengan air panas lalu letakkan wajah Anda di atas wajah tersebut. Lakukan selama 5 menit. Rutin menguap wajah setiap hari terutama menjelang tidur agar kotoran selama seharian penuh dapat keluar.

Sunday, November 4, 2018

7 JENIS DAN FUNGSI MASKARA YANG SERING DIGUNAKAN

Mengenal 7 Jenis Maskara untuk Mempercantik Bulu Mata. Tampilan makeup mata akan kurang lengkap jika tidak diakhiri dengan pemakaian maskara. Maskara membuat mata terlihat lebih indah dengan bulu mata yang menjadi lentik dan lebih tebal. Baca juga WAJIB TAHU ISTILAH KECANTIKAN UNTUK RIASAN MATA

7 JENIS DAN FUNGSI MASKARA YANG SERING DIGUNAKAN

Pada dasarnya maskara dihadirkan untuk melentikkan bulu mata, tak jarang wanita memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Misalnya saja untuk wanita yang sudah mempunyai bulu mata panjang, mereka lebih memerlukan maskara yang menebalkan. Sementara untuk wanita yang ingin tampil natural, lebih membutuhkan produk yang tidak menggumpal.

Berikut ini 7 jenis maskara dan fungsinya yang dapat Anda pili sesuai dengan kebutuhan.

1. Lengthening Mascara

Seperti namanya, lengthening mascara sendiri memberikan efek memanjangkan pada bulu mata Anda. Jika Anda memiliki bulu mata yang pendek dan ingin memanjangkan, maskara jenis ini menjadi pilihan yang paling tepat.

Ada karakteristik khusus yang akan ada temukan di lengthening mascara. Aplikator dari maskara ini bentuknya panjang dan tipis.

2. Volumising Mascara

Volumising mascara menjadi maskara yang paling banyak diminati. Bukan tanpa alasan, tetapi maskara jenis ini dapat meningkatkan volume bulu mata Anda dan membuat lebih tebal. Volumising mascara juga dapat memberikan efek dramatis pada riasan mata Anda.

3. Definition Mascara

Anda dapat mencoba definition mascara bila ingin mendapatkan tampilan bulu mata yang alami. Maskara ini memang tidak memberikan volume yang berlebih sehingga meninggalkan hasil yang alami. Aplikator definition mascara biasanya berbentuk lurus.

4. Waterproof Mascara

Seperti namanya, maskara jenis ini tahan air. Keunggulan tersebut membuat maskara sulit untuk dihilangkan. Jika Anda memiliki aktivitas di luar ruangan seperti berlibur dan bermain di wisata air, Anda tentu tidak perlu khawatir maskara akan luntur.

5. Smudge-Proof Mascara

Maskara yang satu ini didesain khusus untuk anti luntur, terutama untuk yang mempunyai wajah yang berminyak terutama di bawah mata. Biasanya terdapat di negara-negara dengan kelembapan tinggi (Indonesia). Gara-gara udara ini, wajah menjadi lebih berminyak dan menjadi lebih licin. Alhasil, jika menggunakan maskara yang tidak smudge proof maka akan terlihat berkesan kotor dan pada saat terkena minyak di wajah akan luntur.

Menggunakan maskara ini untuk aktivitas outdoor akan sangat pas dikarenakan kandungan bahannya yang memang bisa tahan berjam-jam. Namun sisi kekurangannya adalah Anda membutuhkan oil base make up remover dan jika terlalu banyak dapat membuat alis mata menjadi kering.

5. Curve Mascara

Maskara juga dapat menjadi pengeriting dan itulah yang ada pada jenis curve mascara. Jika Anda memiliki bulu mata yang lurus, Curve mascara mampu memberikan efek lebih berbentuk dan bervolume pada bulu mata Anda.

6. Non-Clumping Mascara

Masalah maskara menggumpal memang sering bikin kesal, karena maskara tersebut jadi mubazir dan tidak bisa digunakan lagi. Solusinya, pilih saja non-clumping mascara. Jenis maskara ini mengandung ekstrak sutra dan gliserin yang bikin maskara tidak mudah menggumpal.

7. Conditioning Mascara

Conditioning mascara memang tidak punya efek untuk menebalkan, melentikkan, atau memanjangkan bulu mata. Namun maskara ini mengandung provitamin B5, protein, serta mineral yang dibutuhkan oleh bulu mata. Bila rutin digunakan, pasti bulu mata jadi lebih kuat dan tak mudah rontok. Conditioning mascara sangat cocok digunakan sebelum penggunaan maskara berwarna. Agar efek samping maskara berwarna tidak mengganggu kesehatan bulu mata.

Saturday, November 3, 2018

8 MAKANAN FERMENTASI INI AMPUH ATASI FLU

Cara Alami Mengatasi Flu, Konsumsi Rutin Tempe dan Kefir. Makanan fermentasi sudah sejak lama dikonsumsi bangsa Korea, China, Jepang dan Indonesia. Bahan makanan ini sudah dipercaya sebagai superfood yang mampu menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh. Baca juga 7 Makanan yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Otak

8 MAKANAN FERMENTASI INI AMPUH ATASI FLU

Meski sering disepelekan karena bentuknya yang kurang menarik serta aromanya yang tak biasa, bahan makanan hasil fermentasi jika diolah dengan benar dan kreatif bisa membuat selera makan bertambah.

Belum lagi kandungan gizi yang ada dalam bahan makanan fermentasi itu. Kandungan gizi itu dihasilkan dari mikroba probiotik yang terdapat pada ragi.

1. Kefir

Satu cangkir atau sekitar 250 ml kefir rendah lemak mengandung 12 bakteri baik. Termasuk lactobacillus, bakteri baik yang cegah diare. Serta bifidobacteria, bakteri baik yang bisa meringankan diare dan konstipasi.

Karena kefir melewati proses fermentasi, maka kandungan gula yang ada dilahap oleh bakteri aktif. Karenanya kefir 99 persen bebas laktosa. Orang yang tak bisa mengonsumsi susu dan yogurt bisa mentolelir kefir.

Selain itu, kefir kaya akan kalsium. Secangkir kefir mengandung 316 miligram kalsium dan 9 gram protein. Angka tersebut lebih besar dibanding kandungan kalsium dan protein dalam sebutir telur.

2. Greek Yogurt

Sama seperti kefir, greek yogurt mengandung probiotik. Greek yogurt adalah yogurt yang disaring sehingga whey dan laktosanya terbuang. Baik greek yogurt plain maupun low fat mengandung lactobacillus.

Dalm 198 gram greek yogurt, mengandung sebesar 20 gram protein. Yogurt jenis ini juga mengandung riboflavon, vitamin B yang menyehatkan sel. Serta mengandung mineral seperti kalsium dan potasium. Gidus Collingwood menyebut keduanya bisa menguatkan tulang juga menjaga fungsi ginjal dan jantung.

Anda bisa memadukan greek yogurt dan buah sebagai menu sarapan ataupun camilan. Collingwood juga menyarankan untuk menggunakan greek yogurt sebagai bahan pembuat saus, sup, dan smoothies.

3. Sauerkraut

Sauerkraut adalah acar kubis atau kol khas Jerman. Berupa irisan halus daun kol putih. Karena dibuat dengan proses fermentasi, sauerkraut mengandung lactobacilus brevis, bakteri baik yang cegah flu. Hal itu telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 pada anak-anak.

Karena terbuat dari kubis, sajian ini mengandung potasium, vitamin C dan vitamin B+. Dan mengandung fitonutrien yang ada pada sayuran silang yang bisa melawan kanker. Secangkir sauerkraut mengandung sebesar 950 gram sodium (40 persen sodium harian orang dewasa). Karenanya, sauerkraut bisa dijadikan sebagai isian burger atau sandwich.

4. Acar mentimun

Acar mentimun merupakan sumber probiotik. Acar mentimun berukuran besar mengandung 2 gram serat dan 31 miligram potasium. Tapi pastikan Anda mengonsumsi acar segar, bukan acar kalengan. Selain itu, jangan makan acar dalam porsi banyak. Ini karena acar ukuran besar mengandung 1.600 miligram sodium, setengah dari asupan sodium harian Anda.

Anda bisa menambahkan acar saat melahap salad tuna ataupun salad kentang. Untuk pelengkap makan ikan goreng atau isian burger dan sandwiches.

5. Miso

Pasta kedelai yang sudah difermentasi ini tak hanya jadi sumber probiotik, tapi juga sumber protein. Gidus Collingwood mengatakan kalau kedelai merupakan protein lengkap lantaran mengandung 9 asam amino esensial.

Satu sendok miso mengandung 2 gram protein dan 634 miligram sodium. Miso sendiri menambah rasa asin pada masakan. Sehingga Anda bisa menambahkannya ke dalam sup dan olahan sayur lainnya. Ada beragam jenis miso dengan warna yang berbeda. Tapi kalau belum pernah memakannya, pilih miso berwarna putih karena punya rasa yang gurih ringan.

6. Kombucha

Kombucha merupakan teh yang punya perpaduan rasa antara champagne dan cuka apel berkarbonasi. Teh ini mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan. Umumnya kombucha terbuat dari black tea yang ditambah dengan gula dan difermentasikan.

Sebenarnya khasiat black tea bisa didapat tanpa perlu difermentasi. Daun teh ini kaya akan antioksidan, vitamin C, dan B2. Khasiatnya sama seperti yang ditawarkan polifenol.

Sebaiknya beli kombucha kemasan di supermarket. Karena kombucha yang dibuat dan disimpan sendiri bisa saja mengandung bakteri jahat.

7. Tempe

Olahan kedelai asal Indonesia ini juga mengandung probiotik. Penelitian yang dilakukan oleh jurnal Food Bioscience tahun 2018 mengungkapkan kalau tempe mengandung bifidobacterium dan lactobacillus rhamnosus. Dalam 85 gram tempe mengandung 346 miligram potasium dan 17 gram protein.

Angka yang sama didapat jika Anda melahap 198 gram greek yogurt. Tempe umumnya digunakan sebagai alternatif daging, jadi alihkan dan gunakan sebagai basis protein dalam tumis atau salad.

8. Kimchi

Makanan tradisional Korea ini mengandung bakteri baik. Ini dikarenakan sajian yang terbuat dari sawi putih itu melewati proses fermentasi. Bakteri baik yang terkandung di dalamnya antara lain, lactobacillus dan streptococcus.

Para peneliti juga mengungkap bahwa kimchi mengandung banyak nutrisi seperti betakarotein (antioksidan), vitamin C, dan serat sebanyak 2.4 gram per porsi. Anda bisa menambahkan kimchi pada ramen, hot dog hingga sandwich. Kimchi juga banyak dibuat dari berbagai sayuran, seperti sawi putih, lobak, mentimun hijau dan wortel.

Beberapa orang yang mengonsumsi makanan fermentasi memiliki keluhan, salah satunya yaitu kembung. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda dapat memulai mengonsumsi makanan hasil fermentasi dalam jumlah kecil.

Wednesday, October 31, 2018

BUAH NAGA UNTUK PERAWATAN KECANTIKAN KULIT

Khasiat Buah Naga untuk Wajah. Buah naga selain bermanfaat untuk kesehatan, juga memiliki banyak manfaat untuk kecantikan kulit wajah. Kandungan vitamin C yang melimpah pada buah naga membantu memperbaiki jaringan-jaringan tubuh yang rusak. Salah satunya jaringan kulit sehingga kesehatan dan kecantikan kulit tetap terjaga. Lihat juga BUAH SEMANGKA DAN KECANTIKAN Kulit Wajah Mulus Tidak Berminyak dan Berjerawat

BUAH NAGA UNTUK PERAWATAN KECANTIKAN KULIT

Buah naga merah juga memiliki antioksidan yang dapat menetralisir tubuh dari berbagai jenis radikal bebas penyebab kanker.

Berikut manfaat buah naga untuk merawat kecantikan kulit Anda.

Menghaluskan kulit wajah

Kulit kasar dapat muncul disebabkan karena adanya penumpukan sel-sel kulit mati di permukaan wajah. Buah naga mengandung vitamin C, protein, dan asam folat yang sudah dipercaya sangat efektif untuk melarutkan sel-sel kulit mati tersebut.

Untuk mendapatkan khasiat buah naga,dengan cara menghaluskannya dan menggunakan sebagai masker scrubing. Ada baiknya jika mencampurnya dengan jeruk nipis, sebab kandungan vitamin C pada jeruk nipis jauh lebih tinggi dan efektif untuk mengelupaskan sel-sel kulit mati tersebut.

Mencegah penuaan dini

Penuaan dini merupakan salah satunya penyebab kita tampak lebih tua. Adapun tanda penuaan dini antara lain seperti keriput, kerutan, garis-garis, kendor, dan masih banyak lagi. Munculnya tanda penuaan dini tersebut dapat disebabkan karena pengaruh radikal bebas.

Untuk menangkal radikal bebas dan mencegah penuaan dini, kita dapat mengonsumsi jus buah naga merah secara rutin. Dengan kandungan antioksidannya yang cukup tinggi, buah satu ini akan membantu kulit dalam menangkal radikal bebas. Namun untuk hasil perawatan yang lebih maksimal, dengan cara menghaluskan daging buah naga dan menggunakan sebagai masker wajah secara rutin setiap harinya.

Melakukan peremajaan sel kulit baru

Peremajaan sel-sel kulit tidak akan terlepas dari yang namanya regenerasi. Dengan adanya regenerasi sel kulit baru, maka wajah kita akan terlihat lebih cerah dan bersinar dari pada biasanya. Khasiat buah naga untuk regenerasi ini bisa kita dapatkan dengan cara menggunakan masker buah naga yang telah dicampurkan dengan madu alami. Cukup gunakan selama 30-60 menit sehari untuk kulit cerah dan cantik.

Meredakan kulit terbakar sinar matahari

Kulit terbakar sinar matahari akibat lupa menggunakan suncreen dapat diatasi dengan buah naga. Buah naga diolah dalam bentuk krim untuk mengobati kulit yang terbakar, karena kombinasi vitamin E dan C yang dikandung dapat melindungi kulit dari sinar UV dan meredakan inflamasi.

Caranya, campurkan 1/4 potongan buah naga dengan 1 kapsul vitamin E sehingga menjadi krim kental, kemudian oleskan krim di atas kulit dan biarkan selama 30 menit sebelum dibilas.

Monday, October 29, 2018

INILAH 6 AKIBAT OVER EKSFOLIASI PADA KULIT

6 Tanda Ini Menunjukkan Anda Berlebihan Melakukan Eksfoliasi. Eksfoliasi kulit wajah yang sering kita lakukan tanpa disadari justru membuat kulit semakin bermasalah. Berbagai proses eksfoliasi, mulai dari toner atau serum dengan kandungan BHA (Beta Hyaluronic Acid) scrub, masker khusus eksfoliasi, dan alat khusus yang diusapkan ke wajah untuk meluruhkan kulit mati malah membuat kondisi kulit semakin memburuk akibat terlalu berlebihan melakukan proses eksfoliasi. Sebagai referensi lihat juga BAHAN-BAHAN ALAMI UNTUK EKSFOLIASI KULIT

INILAH 6 AKIBAT OVER EKSFOLIASI PADA KULIT

Terlalu sering melakukan eksfoliasi bisa menjadikan kulit menua lebih cepat. Sel kulit membutuhkan waktu untuk beregenerasi secara alami. Normalnya adalah 28 hari. Melakukan eksfoliasi terlalu sering bisa membuat kulit yang masih muda terkelupas sebelum waktunya.

Berikut beberapa akibat jika kita terlalu sering mengeksfoliasi kulit wajah.

1. Wajah tampak bengkak

Eksfoliasi berlebihan pada kulit akan menyebabkan peradangan. Saat scrub seharusnya bisa membantu menghilangkan sel kulit mati, tapi jika kita menggosok terlalu keras justru akan merusak penghalang lipid alami pada kulit. Sehingga ini akan menyebabkan pembengkakan pada wajah.

2. Kulit wajah berkilau

Mungkin kita berfikir kalau wajah berkilau itu baik, namun kilau wajah karena terlalu sering scrubbing ternyata membahayakan kulit.

Produk scrub atau lulur yang sering kita gunakan biasanya mengandung retinol dan asam. Inilah yang akan membuat wajah kehilangan cantik alaminya.

3. Munculnya jerawat

Menghilangkan kotoran wajah penyebab jerawat bisa dilakukan dengan scrubbing. Namun jika dilakukan terlalu sering malah akan menimbulkan jerawat lebih banyak.

Kelebihan scrubbing bisa menghilangkan minyak alami dari kulit dan membuatnya rentan terhadap komedo, whiteheads, serta jerawat.

4. Kulit terkelupas

Kulit akan menjadi sensitif jika kita terlalu berlebihan dalam mengeksfoliasi. Hal ini terjadi karena kulit akan cenderung kehilangan kemampuan untuk menahan air di dalamnya. Ini jugalah yang menyebabkan kulit mudah terkelupas.

5. Kulit terasa gatal

Saat merasa gatal pada kulit setelah pakai produk kecantikan, itu bisa menjadi tanda kalau kita sudah berlebihan melakukan eksfoliasi.

Ketika kita menggosok kulit secara berlebihan, kemungkinan lapisan kulit epidermis akan terganggu. Akibatnya kulit akan kehilangan perlindungan sehingga menyebabkan gatal-gatal.

6. Mudah mengalami pigmentasi

Kulit yang sensitif akibat eksfoliasi memang banyak menimbulkan berbagai masalah kulit. Pertahanan kulit yang lemah membuatnya mudah untuk terserah berbagai dampak buruk dari lingkungan termasuk dari sinar matahari. Kulit akan mudah mengalami hiperpegmentasi sehingga warnanya tidak merata bahkan cenderung gelap.

Ketika berbagai permasalahan kulit akibat eksfoliasi muncul, sebaiknya hentikan perawatan atau kurangi intenstitas pemakaiannya.