Thursday, September 14, 2017

Cara Pencegahan dan Penanganan Kram Kaki Saat Renang

Penyakit kram pasti sudah tidak asing lagi terdengar di telinga Anda. Kram sendiri terjadi akibat pengerutan otot yang muncul secara tiba-tiba dan menimbulkan rasa nyeri. Penyakit kram muncul dalam selang waktu yang berbeda-beda, bisa beberapa detik saja, beberapa menit atau bahkan dalam hitungan jam tergantung tingkat kontraksinya. 

Cara Pencegahan dan Penanganan Kram Kaki Saat Renang


Penyakit kram memang bukan masalah besar jika kambuh saat posisi Anda di daratan. Namun kram akan menjadi sangat berbahaya jika kambuh dalam air. Umumnya kram terjadi pada kaki, dan ini sangat berbahaya terutama bagi Anda yang mempunyai kegemaran berenang. Sehingga sangat penting untuk mengetahui pencegahan dan penanganan dari kram kaki tersebut. 

Cara Tepat Pencegahan Kram Saat Berenang


Menjaga Tubuh dari Dehidrasi

Upaya pertama untuk menghindari kram kaki saat renang adalah menjaga tubuh Anda dari dehidrasi. Minumlah air secukupnya sebelum melakukan renang agar kadar air dalam tubuh tetap terjaga.

Lakukan Pemanasan Terlebih Dahulu

Sama seperti olahraga lainnya, sebelum berenang Anda juga harus melakukan stretching atau pemanasan terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar otot tidak tegang dan kaget saat berada dalam air. Setelah berenang Anda juga harus melakukan peregangan kembali supaya kondisi otot-otot menjadi tenang dan tidak kaku.

Peregangan setelah renang dapat dilakukan dengan cara yang simpel saja yaitu dengan berdiri pada satu kaki dan kaki lainnya diangkat ke dinding lalu diikuti tubuh yang ditekuk hingga menyentuh lutut. Bisa juga dengan melipat kaki ke belakang tubuh lalu sesekali melompat atau melakukan squat.

Mengatasi Kram Kaki Saat Renang


Tetap Tenang Jangan Panik

Ketika kram kaki kambuh saat berenang hal pertama sebagai penanganan adalah usahakan untuk tetap tenang dan jangan panik. Sebab dalam kondisi panik otak tidak bisa berfikir secara sempurna. Dengan bersikap tenang dapat membantu Anda untuk mengembalikan keseimbangan tubuh. 

Atur Pernapasan dengan Baik

Selain itu jangan lupa untuk mengatur pernapasan Anda dengan menghirup napas dalam-dalam lalu keluarkan secara perlahan. Kondisi napas yang terkendali akan membantu Anda untuk lebih rileks dan tidak mengurangi rasa takut dan panik.

Lakukan Peregangan dalam Air

Jangan bertindak serontak yang dapat membuat tubuh tambah tenggelam. Namun upayakan untuk dapat melakukan peregangan dalam air agar dengan diselingi pengaturan napas hingga rasa nyeri perlahan meredah. 

Keluar dari Kolam

Setelah rasa nyeri kaki yang terkena kram mulai mereda hal selanjutnya adalah berusaha menuju arah tepi kolam dan keluar dari kolam. Dalam menuju tepi kolam usahakan jangan menggunakan kaki yang terkena kram tadi sebagai titik tumpunya. Gunakan kaki satunya yang tidak terkena kram.

Lakukan Pemijatan

Setelah tubuh bisa keluar dari kolam penanganan selanjutnya adalah dengan memijat bagian kaki yang terkena kram dengan pelan. Tujuannya untuk mengembalikan elastisitas otot seperti semula. Lakukan pemijatan tersebut hingga rasa nyeri kaki benar-benar menghilang.

Lakukan Peregangan

Setelah kaki mendapat pijatan lembut dan rasa nyeri hilang selanjutnya adalah melakukan peregangan otot. Peregangan yang pertama yang sangat mudah untuk dilakukan yaitu dengan menekuk lutut ke arah dada lalu tarik telapak kaki dan jari ke  arah belakang dengan hati-hati. Peregangan ini dapat mengatasi kram pada otot paha belakang dan otot betis.

Posisi peregangan yang kedua bisa dengan menekuk paha ke belakang kemudian tarik jari kaki dan punggung ke arah kaki. Jangan lupa untuk menekuk lutut Anda. Posisi peregangan yang kedua ini dapat mengatasi kram pada bagian otot paha dan punggung kaki. 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon