Saturday, March 31, 2018

TAMPIL SEMPURNA DENGAN MEMILIH PRIMER YANG TEPAT

Tips Memilih Primer yang Tepat. primer berfungsi untuk melindungi kulit, menjaga agar kandungan kosmetik tidak terserap ke dalam pori-pori kulit. Karena menjadi pelapis utama yang bersentuhan langsung dengan kulit, Anda tidak boleh sembarang memilih primer makeup. pengaplikasian primer yang benar nantinya akan menentukan hasil akhir makeup yang sempurna. Lihat juga JENIS-JENIS PRIMER YANG SESUAI DENGAN KONDISI KULIT

TAMPIL SEMPURNA DENGAN MEMILIH PRIMER YANG TEPAT

Pemilihan warna primer yang kemudian dipulaskan pada wajah akan berpigmentasi dan mampu menyamarkan tekstur kulit yang kurang halus.

1. Tentukan efek yang Anda ingikan.

Ada beragam pilihan primer di pasaran, jadi luangkan waktu untuk memperhatikan kondisi kulit dan mencari tahu primer yang paling cocok untuk Anda. Periksa label dalam kemasan atau cari informasi di internet untuk menemukan primer yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda secara khusus.

Jika mengkhawatirkan pori-pori yang membesar atau kerutan, carilah primer "pore reducing" dan "anti-aging". Primer sebaiknya selalu digunakan jika Anda akan menggunakan teknik airbrush pada riasan.

2. Perhatikan kondisi kulit

Tentukan apakah Anda membutuhkan primer "color correcting". Jika ada bintik-bintik hitam pada kulit atau lingkaran hitam, kemerahan, atau cekungan di bawah mata, Anda bisa mencari primer "color-tinted" yang akan menetralkan warna-warna tersebut.

- Warna-warna komplementer akan meniadakan satu sama lain, jadi jika kulit Anda kemerahan, warna yang berseberangan dengan warna merah di lingkaran warna (hijau) akan mampu menetralkannya.
- Primer dengan warna kehijauan dapat menghilangkan kemerahan berat pada wajah. Primer seperti ini sangat bermanfaat terutama jika Anda mengalami luka bakar akibat sinar matahari di bagian wajah.
- Primer kuning cocok untuk warna kulit merah cerah atau semu merah muda.
- Jika ada bintik-bintik gelap kebiruan, hiperpigmentasi, atau luka lebam pada wajah, cobalah gunakan primer berwarna jingga atau merah persik.
- Jika kulit Anda berwarna kekuningan atau kuning pucat, cobalah primer berwarna lavender.

Ingatlah bahwa Anda tidak harus menggunakan primer "color-correcting". Anda boleh saja menggunakan primer tanpa warna.

3. Cari tahu jenis kulit Anda, berminyak, kering, normal ataukah kombinasi

Primer mengandung beragam bahan, bobot, dan tekstur yang berbeda sehingga cocok bagi jenis kulit tertentu. Jika ragu menentukan jenis kulit Anda, cucilah wajah dengan pembersih lembut dan biarkan hingga kering. Rasakan kulit Anda setelah 15-20 menit.

- Jika terasa berminyak atau lembap, kulit Anda termasuk berminyak. Gunakan primer penghilang minyak (mattifying) untuk mengurangi kilap dan menyerap minyak di wajah. Primer yang mengandung asam salisilat juga dapat menyerap kelebihan minyak.

Namun, pastikan Anda memilih produk primer yang mengandung formula anti-acne untuk menghindari bertambahnya jerawat yang umumnya dialami oleh pemilik kulit berminyak.

- Jika terasa kering atau kencang, kulit Anda termasuk kering. Carilah primer berbasis gel atau illuminating primer yang tidak akan membuat kulit Anda kering.

- Jika terasa lembut dan bersih, kulit Anda termasuk normal. Anda dapat menggunakan beragam jenis primer untuk mencari yang paling cocok dan memberikan hasil sesuai yang Anda inginkan. Meskipun begitu, jangan lupa melindungi kulit dari paparan sinar UV dengan tetap memilih primer yang mengandung SPF.

- Jika memiliki jenis kulit normal, namun cenderung berminyak di area dahi dan hidung, Anda memiliki kulit kombinasi. Anda dapat menggunakan formula mattifying maupun illuminating primer, tetapi aplikasikan keduanya hanya pada area yang membutuhkan. Bila terasa merepotkan, Anda dapat mencoba menggunakan mattifying primer lalu lanjutkan menggunakan alas bedak BB/CC cream untuk menghindari riasan wajah terlalu tebal dan kaku.

4. Periksa apakah alas bedak (foundation) Anda berbasis minyak atau air.

Formula yang digunakan pada foundation dan primer biasanya silikon, air, atau minyak. Untuk mendapatkan hasil kulit wajah yang mulus, cari tahu dulu formula foundation Anda, setelah itu sesuaikan dengan primer. Pastikan formula foundation dan primer Anda sama dengan melihat labelnya.

Kalau Anda menggunakan foundation berbahan silikon (yang biasanya memiliki tekstur kental dan coverage tebal), hindari menggunakan primer yang berbahan dasar minyak. Foundation justru sulit menempel dan berisiko luntur. Kandungan silikon dalam alas bedak terkadang berinteraksi secara negatif dengan alas bedak berbasis minyak dan membuatnya tampak berbintik-bintik.

Sebaliknya, jika Anda menggunakan foundation berbahan dasar air (yang biasanya memiliki tekstur ringan dan coverage medium), hindari memilih primer yang mengandung silikon. Tekstur foundation yang lebih ringan cenderung akan mudah retak. Karena itu, pasangkan primer dan foundation yang berbahan dasar sama. Silikon dengan silikon, air dengan air, minyak dengan minyak.

Satu hal yang penting adalah, uji primer berbasis silikon di sebagian kecil kulit terlebih dahulu sebelum digunakan di seluruh wajah, karena sebagian orang berkulit sensitif alergi terhadap silikon.





Artikel Terkait


EmoticonEmoticon