Monday, April 30, 2018

ASAM SALISILAT DAN MANFAATNYA UNTUK KULIT BERJERAWAT

Merawat Kulit dengan Asam Salisilat. Produk perawatan kulit yang mengandung salicylic acid atau asam salisilat banyak digunakan untuk orang yang mengalami masalah jerawat. Senyawa ini biasanya terkandung di beberapa label produk pembersih wajah atau sabun. Baca juga ACNE PRONE, MASALAH KULIT YANG SERING DIALAMI KULIT SENSITIF

ASAM SALISILAT DAN MANFAATNYA UNTUK KULIT BERJERAWAT

Kandungan ini merupakan musuh terbesar bagi jerawat. Salicylic acid merupakan beta hydroxy acid yang yang berarti larut dalam minyak, memiliki dua molekul terpisah seperti acid dan carbon atom dengan partikel kecil dan ringan sehingga sangat mudah untuk menyerap ke dalam jaringan kulit.

Saat berpenetrasi ke dalam kulit, molekul tersebut akan menyatukan sel-sel kulit layaknya sebuah "lem".

Salicylic acid juga dikenal sebagai keratolytic agent yang mampu mengeksfoliasi kulit bagian teratas secara lembut dan perlahan akan menciptakan sel kulit baru yang lebih cerah dan sehat.

Karena sifat-sifat ini, produk perawatan dengan asam salisilat dapat berguna untuk banyak masalah kulit seperti jerawat, ketombe, atau psoriasis.

Untuk mengobati jerawat, kemampuan zat ini untuk eksfoliasi dapat membuka pori-pori tersumbat dan memungkinkan asam salisilat untuk membunuh bakteri yang mungkin berada lebih dalam di kulit.

Asam salisilat sendiri umunya ditemukan dengan produk berbentuk gel, salep atau lotion topikal, bahan aktif dalam pembersih wajah. Asam salisilat berbeda dengan benzoyl peroxide, meskipun sama-sama dipakai untuk perawatan wajah.

Asam salisilat menghilangkan sel kulit mati yang menyumbat pori, sementara benzoyl peroxide membunuh bakteri dalam pori-pori.

Ada beberapa keuntungan mengapa asam salisilat lebih dipilih daripada benzoyl peroxide, terutama jika rentan terhadap kulit sensitif atau kering.

Benzoyl peroxide dapat membuat kulit makin kering, mengiritasi, menyebabkan kulit kemerahan dan pengelupasan, terutama jika terlalu sering digunakan.

Sementara itu, asam salisilat lebih lembut pada kulit. karena mengandung bahan anti-inflamasi, maka bisa mengurangi kemerahan dan membantu menghilangkan rasa sakit dari jerawat.

Penggunaan pembersih wajah yang bukan dari resep dokter namun mengandung asam salilisat, lebih baik digunakan saat malam harim setelah membersihkan wajah.

Dengan begitu, asam salisilat akan bekerja secara maksimal untuk meresap ke kulit. Selain itu, meskipun aman menggunakan produk dengan asam salisilat setiap hari atau sampai area yang berjerawat kembali normal—akibatnya bisa kekeringan dan pengelupasan.

Jika mulai ada efek samping, kurangi penggunaannya atau gunakan produk dengan bahan yang tidak terlalu keras.

Karena asam salisilat dapat meningkatkan sensitivitas terhadap matahari, pastikan untuk menggunakan tabir surya juga jika menggunakan pembersih saat siang hari.



Artikel Terkait


EmoticonEmoticon