Saturday, August 25, 2018

CIRI-CIRI ALERGI PRODUK KECANTIKAN PADA KULIT, MATA DAN BIBIR

Ini Dia Reaksi pada Kulit Wajah, Mata, dan Bibir Saat Mengalami Alergi. Kondisi kulit tiap orang berbeda. Tidak semua produk kecantikan aman pada kulit kita. Beberapa di antaranya mungkin mengandung bahan kimia yang bereaksi buruk pada kulit. Gejala ringan yang paling umum terjadi adalah rasa gatal. Baca juga Reaksi Alergi Tidak Cocok Pakai Kosmetik

CIRI-CIRI ALERGI PRODUK KECANTIKAN PADA KULIT, MATA DAN BIBIR

Bila merasa gatal pada area yang terkena kontak dengan produk kosmetik, sebaiknya segera hentikan pemakaian. Bila reaksi alerginya benar-benar membuat tidak nyaman, segera periksa ke dokter.

Sebelum alergi bertambah parah, kita harus mengetahui beberapa ciri-ciri alergi kosmetik pada wajah berikut ini.

1. Area kulit wajah

Kulit wajah adalah bagian yang rentan terhadap alergi. Ini disebabkan karena kandungan produk bisa memengaruhi struktur dan fungsi kulit sehingga menyebabkan peradangan.

Bila alerginya ringan dan terjadi pada awal pemakaian, masih bisa diobati sendiri. Namun, bila Anda tidak menyadari gejala alergi yang terjadi dan terus menggunakan produk tersebut, kemungkinan alergi akan bertambah parah dan harus mengikuti perawatan dokter.

Alergi terhadap kosmetik bisa mengakibatkan berbagai reaksi, seperti:

Biduran
Kondisi ini terjadi ketika kulit wajah bereaksi pada suatu zat yang sifatnya alergen. Gejalanya antara lain:
- Kulit terasa panas atau perih
- Muncul sensasi kesemutan
- Kulit gatal Ruam dan bengkak

Ciri-ciri alergi kosmetik pada kulit wajah tersebut bisa muncul beberapa menit sampai satu jam setelah kamu menggunakan kosmetik.

Pada beberapa kasus, gejala-gejala ini akan mereda sendiri dalam waktu sekitar 24 jam. Bila gejala tak kunjung sembuh, segera periksa ke dokter.

Dermatitis kontak alergi
Hampir 80 persen kasus alergi kosmetik menimbulkan dermatitis kontak. Reaksi ini bisa berkembang lebih dari 12 jam sampai 48 jam setelah terjadinya kontak antara kulit dengan alergen. Gejalanya meliputi:
- Kulit kemerahan
- Bengkak Kulit gatal
- Muncul jerawat yang tidak normal
- Pada beberapa kasus, reaksi alergi bisa memunculkan komedo dan kulit menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi). Penyakit kulit seperti dermatitis atopik dan dermatitis seboroik juga bisa terjadi karena alergi kosmetik.

2. Area sekitar mata

Untuk merias area sekitar mata, mungkin kamu pernah menggunakan eyeliner, maskara, eye shadow, concealer, atau alas bedak. Bila mengalami alergi pada suatu jenis produk riasan mata tersebut karena kandungan bahan kimianya, mungkin akan mengalami:
- Ruam
Munculnya ruam bisa bervariasi pada setiap orang. Namun, pada umumnya kondisi kulit awalnya berwarna kemerahan, terasa gatal, dan bisa mengelupas di daerah kulit sekitar mata. Ini adalah pertanda awal alergi kosmetik muncul.

- Mata bengkak
Selain ruam, kelopak mata bisa menjadi bengkak dan berair karena reaksi peradangan. Kondisi ini bisa ringan dan juga parah, bahkan menyebar ke daerah pipi atas. Ini bisa terjadi diikuti dengan munculnya ruam.

- Iritasi mata
Riasan mata seperti eyeliner atau maskara yang bersentuhan dengan permukaan mata akan mengakibatkan konjungtivitis. Ini adalah infeksi selaput transparan mata yang membuat pembuluh darah menjadi terlihat dan daerah putih pada bola mata menjadi merah (mata merah). Ketika gejala ini muncul, mata akan terasa sakit atau peka terhadap cahaya silau.

3. Area bibir

Pengguna produk kosmetik pada bibir juga bisa menyebabkan reaksi alergi. Alergi lipstik, lip balm, atau produk lainnya bisa menyebabkan peradangan pada bibir yang disebut juga dengan cheilitis. Biasanya bibir akan terasa gatal, menjadi kering, dan kemerahan, serta membengkak.

Sebaiknya sebelum menggunakan kosmetik atau produk ecantikan, lakukan uji sentivitas produk pada kulit terlebih dahulu. Caranya dengan mengoleskan sedikit saja produk tersebut pada tangan. Bila merasa gatal atau muncul kemerahan, kemungkinan tidak cocok dengan produk tersebut.

Sebelum membeli, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu kandungan produk. Beberapa zat seperti paraben, quaternium-15, phthalate, dan zat alergen lainnya mungkin perlu dihindari.


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon