Wednesday, September 26, 2018

INI DIA 7 PENYEBAB BRUNTUSAN DI DAHI

Penyebab Bruntusan. Bruntusan atau jerawat kecil-kecil di dahi pasti membuat kita tidak nyaman dan tidak pede untuk menunjukkan dahi. Ada beberapa penyebab timbulnya bruntusan atau jerawat kecil membandel di dahi. Sebagai referensi baca juga MINYAK ANTI BAKTERI DAN JERAWAT Perawatan Kuit Berjerawat dengan Minyak Anti Bakteri

INI DIA 7 PENYEBAB BRUNTUSAN DI DAHI

1. Stres
Penyebab pertama timbulnya bruntusan pada dahi adalah stres. Bruntusan ini reaksi dari emosi yang tidak stabil dan bahkan bisa berakhir dengan gangguan kesehatan lain.

2. Keturunan
Penyebab kedua bruntusan pada dahi adalah keturunan atau genetik. Kalau kulit orang tua rentan berjerawat, maka kemungkinan besar kulit anak pun akan seperti itu.

3. Terlalu sering memakai helm atau topi
Pelindung kepala seperti helm dan topi juga bisa menjadi penyebab timbulnya bruntusan atau jerawat kecil di dahi karena kedua benda tersebut tidak selalu bersih dan menyimpan bakteri yang langsung menempel pada dahi.

4. Ketombe Di Rambut

Partikel kecil ketombe di rambut yang bercampur dengan keringat bisa menjadi memicu jerawat di dahi. Baik pada saat tidur, maupun melakukan aktivitas berkeringat sehingga pori-pori lebih terbuka, bisa menjadi jalan masuk bagi ketombe untuk mengisi celah pori-pori.

5. Masalah pencernaan
Tubuh memiliki rangkaian sistem yang saling berkesinambungan. Oleh karena itu, munculnya bruntusan ini bisa jadi salah satu reaksi atas terganggunya sistem di salah satu bagian tubuh. Jadi lekaslah periksakan ke dokter untuk mengetahui alasan di balik dahi yang bruntusan.

6. Produk Penata Rambut

Hair spray, minyak rambut, pomade, dapat mengakibatkan jerawat di dahi saat rambut Anda tergerai di kening. Ada 2 cara untuk menghindari jerawat kecil di dahi Anda, yaitu dengan mengikat rambut poni, mengganti produk yang biasa dipakai, atau menghentikan sama-sekali pemakaian produk penata rambut.

7. Obat-obatan hormon

Obat hormon misalnya pil KB bisa menjadi salah satu penyebab jerawat di dahi pada orang-orang tertentu. Apabila setelah dikonsultasikan dengan dokter tidak ada alat kontrasepsi lain yang cocok untuk Anda, dan dengan mempertimbangkan manfaat dan resiko yang lebih besar, maka sebaiknya meneruskan pil KB tersebut.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon