Thursday, September 13, 2018

WAJIB TAHU, ISTILAH KECANTIKAN UNTUK RIASAN MATA

12 Istilah yang Sering Digunakan Saat Merias Mata. Riasan mata menjadi kunci riasan sempurna saat Anda berdandan. Sebelum memulai merias mata, penting untuk mengetahui istilah-istilah yang sering digunakan saat merias mata. Istilah ini berkaitan juga dengan bagian-bagian mata yang akan berpengaruh dalam menciptakan efek riasan berbeda yang dihasilkan. Sebagai referensi, baca juga JENIS-JENIS EYECREAM CEGAH KERUTAN DI MATA Tips Mencegah Kerutan di Area Sekitar Mata


Berikut istilah-istilah kecantiakan yang sering digunakan dalam merias mata.

1. Crease

Untuk mengetahui letak crease pada kelopak mata memang cukup sulit, terlebih bagi Anda yang tidak memiliki kelopak mata alias monolid, pasti harus lebih teliti. Crease merupakan area pada kelopak mata yang berada tepat pada bagian atas bola mata Anda. Atau mudahnya, saat meraba bagian mata, pasti Anda juga merasakan ada tulang sebelum bagian mata, nah itulah area yang disebut crease. Saat mengaplikasikan riasan mata, kita bisa memberi eyeshadow di bagian crease untuk memberi ilusi kelopak mata yang lebih dalam.

2. Cut Crease

Cut crease adalah gaya rias mata yang bertujuan membuat garis pada bagian crease secara tajam. Kalau biasanya kita sering mendengar untuk membaurkan eyeshadow sampai tidak ada garis jelas yang terlihat, kalau gaya rias ini, justru sengaja memperjelas garis di bagian crease-nya. Rias mata ini bisa membuat mata terlihat super tajam sehingga mampu memberikan efek dramatis seketika.

3. Outer V

Outer V terletak pada bagian ujung sudut mata Anda. Area di kelopak mata ini biasa digunakan untuk menciptakan efek kontur atau bayangan agar ada ilusi kelopak mata yang dalam. Untuk mengisi bagian outer v, Anda bisa menggunakan eyeshadow dengan warna yang cukup gelap. Teknik ini juga membutuhkan pembauran yang sempurna agar hasil riasan tampak maksimal. Sekilas, bentuk yang dihasilkan dari teknik outer V juga menyerupai seperti huruf ‘C’, jadi sesuaikan dengan seberapa tajam bentuk rias mata Anda.

4. Inner Corner

Sesuai namanya, inner corner adalah bagian ujung dalam mata yang dekat dengan hidung. Biasanya, kebanyakan wanita memberikan sedikit sentuhan highlight pada inner corner untuk memberi efek mata lebih besar. Kalau tidak ada highlight, Anda bisa menggunakan makeup eyeshadow berwarna terang

5. Tightlining

Teknik tightlining dalam rias mata mampu membuat mata terlihat lebih besar, terdefinisi, dan bulu mata terlihat lebih tebal. Teknik ini sering dilakukan oleh para makeup artis untuk hasil yang nampak natural, karena eyeliner hanya digunakan tepat di garis bulu mata atas. Kalau ingin hasil riasan yang tampak “alami”, Anda bisa mempraktekkan tightlining ini, tambahkan maskara, dan mata sudah terlihat lebih segar.

6. Waterline

Waterline adalah area di sepanjang garis bulu mata bagian bawah. Teknik tightlining dan waterlining pun layaknya seperti anak kembar namun hanya berbeda pada letak penempatannya. Di waterline, kita bisa mencoba teknik waterlining yang cara aplikasinya kurang lebih sama dengan tightlining; Anda dapat menggunakan produk rias mata seperti eyeliner pensil ataupun yang teksturnya gel pada bagian garis bulu mata bawah. Teknik ini berfungsi memberikan definisi serta mempertajam bentuk mata Anda. Atau, kalau Anda ingin mata terlihat lebih terbuka dan segar, pakai eyeliner yang warnanya nude, atau beige di sepanjang waterline.

7. Cat eye

Istilah yang satu ini juga pasti sering Anda temukan saat mencari inpsirasi makeup tutorial. Cat eye adalah sebutan untuk rias mata di mana eyeliner diaplikasikan meruncing pada bagian sudut mata luar sehingga mata Anda nampak tajam layaknya mata kucing. Untuk membuatnya pun Anda bisa menggunakan bantuan kuas eyeliner dan eyeliner gel, atau eyeliner cair. Agar hasilnya lebih maksimal, Anda bisa juga menggunakan tape untuk mencetak garis yang tajam, atau menggunakan concealer untuk membersihkan sekaligus memperuncing bentuk garis eyeliner yang sudah dibuat.

8. Brow Bone

Brow bone adalah area tulang yang berada di bagian atas mata, persis di bawah alis. Pada area ini, biasanya banyak wanita yang membubuhkan highlight agar riasan mata terlihat lebih glowing sekaligus membuat alis terlihat lebih terdefinisi.

9. Blending

Blending bisa kita terjemahkan dan mengambil arti harfiahnya saja: membaurkan. Blending dianggap sebagai teknik maupun skill yang cukup krusial saat menggunakan eyeshadow. Biasanya, blending digunakan setiap kali kita memberi warna pada kelopak mata, dan saat menggabungkan beberapa warna eyeshadow agar nampak menyatu secara alami dan membentuk gradasi cantik. Yang perlu dimiliki adalah eyeshadow (tentunya), dan kuas blending yang tepat. Kalau Anda perhatikan, kuas blending punya bentuk yang berbeda dari kuas eyeshadow lainnya; bentuknya cukup fluffy, ada yang meruncing, ada juga yang cenderung pipih.

10. Smudging

Smudging adalah teknik untuk membaurkan produk makeup sehingga intensitas warnanya berkurang. Hal ini dilakukan untuk eyeliner berbahan dasar pensil, atau gel, lalu membaurkannya dengan jari tangan atau kuas mata yang ukurannya kecil untuk menciptakan rias mata smokey yang tetap terlihat lembut. Namun Anda perlu berhati-hati saat melakukannya ya, karena batas warna yang sudah di-smudge menjadi terlihat seksi dan berantakan bisa tipis sekali.

11. Clumpy

Clumpy adalah kondisi bulu mata yang terlihat menggumpal. Sering kali hal ini dikaitkan dengan pengaplikasian maskara, yang entah disengaja atau tidak, sehingga membuat bulu mata menempel satu dengan yang lain. Beberapa desainer justru menggunakan penampilan bulu mata clumpy ini di runway untuk mendukung hasil rancangannya. Namun, kalau untuk riasan sehari-hari, sebagian wanita memilih untuk menggunakan maskara “apa adanya” saja; yang penting bulu mata lentik, terlihat panjang, dan tebal.

12. Fall Out

Fallout sering kali dikaitkan ketika Anda membubuhkan riasan pada bagian mata Anda. Kalau ada serpihan atau bubuk eyeshadow yang jatuh pada wajah Anda, itulah yang disebut dengan fallout.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon