Friday, September 14, 2018

INGIN KURUS? BERHATI-HATILAH DENGAN 7 PRODUK INI, TERNYATA BIKIN GEMUK!

7 Produk Ini Bisa Bikin Gemuk. Usaha Anda menurunkan berat badan dengan mengurangi porsi makan hingga olahraga belum berhasil?. Berdasarkan sebuah penelitian, makan berlebih dan kurang berolahraga ternyata bukan satu-satunya alasan meningkatnya obesitas. Sebagai referensi, baca juga TIPS KECANTIKAN MENGHILANGKAN DOUBLE CHIN DENGAN MUDAH

INGIN KURUS? BERHATI-HATILAH DENGAN 7 PRODUK INI, TERNYATA BIKIN GEMUK!

Menurut komunitas ilmuwan, bahan kimia yang kita konsumsi sehari-hari mungkin juga punya sumbangsih membuat badan kita semakin gemuk.

Beberapa ahli mengatakan bahwa bahan-bahan kimia yang berpotensi mengganggu sistem endokrin, yang dikenal sebagai obesogens, mungkin punya peran besar dalam terjadinya obesitas.

Bahan kimia itu bisa kita temui dalam banyak hal, mulai dari debu rumah tangga hingga plastik minuman dan bungkus makanan kita.

Menurut penelitian, berikut tujuh benda di keseharian yang tak disangka bisa bikin gemuk.

1. Botol Plastik
Meskipun FDA mengatakan bahwa bisphenol A (BPA) boleh dikonsumsi dalam jumlah yang moderat, bahan kimia yang ditemukan dalam banyak bungkus plastik ini banyak dikaitkan dengan penelitian soal berat badan. Dalam sebuah studi tahun 2015, pemecahan BPA menyebabkan sel-sel normal berubah menjadi sel-sel lemak.

Minuman kemasan mungkin menjadi produk yang Anda konsumsi di keseharian. Seperti bungkus makanan, bahan botol juga bisa mengandung bahan kimia yang bikin gemuk.

Disarankan agar tidak terlalu sering minum dari botol plastik dank lebih memilih wadah gelas atau stainless steel. Carilah produk berlabel BPA-Free.

2. Bungkus Makanan
Selain alat masak, bahan kimia endocrine disruptive obesogens juga sering terdapat pada bungkus makanan. Bahan bungkus makanan seperti popcorn yang bisa dimasak di microwave dan semuanya yang dibungkus dengan bahan yang mencegah minyak masuk bisa termasuk obesogenic.

3. Alat Masak Anti-Lengket
Alat masak yang Anda gunakan untuk mengolah makanan diet bisa saja jadi pemicu kegemukan. Alat rumah tangga seperti panci, teflon, atau rice cooker anti lengket punya bahan kimia yang berpengaruh dalam bertambahnya berat badan ketika masuk dalam tubuh.

Zat perfluoroalkyl (PFAS) merupakan senyawa yang digunakan membuat panci antilengket dan banyak ditemukan dalam teflon. Zat ini disebut memicu pertambahan berat badan.

Pilihlan panci stainless-steel atau panci besi-tuang.

4. Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran tak selalu menjadi makanan yang paling aman dan sehat. Tapi sering kali pula kita lupa bahwa buah dan sayur kadang mengandung bahan kimia yang bisa menghilangkan manfaatnya. Saat terkontaminasi dengan bahan kimia tertentu, buah dan sayur justru bisa bikin gemuk.

Dalam sebuah penelitian, fungisida, sejenis pestisida, telah banyak dikaitkan dengan obesitas dan resistensi insulin.

Zat itu membantu buah terlihat segar dan bagus, tetapi itu tidak membuatnya lebih baik untuk tubuh Anda.

Belilah makanan organik sebanyak mungkin. Jika tidak sempat, cucilah buah dan sayur Anda sebersih mungkin menggunakan soda kue.

5. Pasta Gigi
Pada 2016 lalu, FDA melarang penggunaan zat antibakteri dan antijamur yang berbahaya ini dalam sabun dan pembersih tangan, meski masih banyak digunakan dalam beberapa pasta gigi.

Bahan kimia ini banyak dikaitkan dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi. Zat ini juga disebut bisa mengganggu regulasi tiroid, testoteron, dan estrogen. Setelah endoktrin Anda terganggu, Anda lebih rentan untuk mengalami kelebihan berat badan.

Hindari produk mengandung triklosan. Buatlah pembersih tangan sendiri dengan lidah buaya, alkohol, dan sedikit minyak esensial lemon.

6. Bungkus Makanan
Selain alat masak, bahan kimia endocrine disruptive obesogens juga sering terdapat pada bungkus makanan. Bahan bungkus makanan seperti popcorn yang bisa dimasak di microwave dan semuanya yang dibungkus dengan bahan yang mencegah minyak masuk bisa termasuk obesogenic.

7. Pelembap dan Kosmetik
Kosmetik dan pelembap juga bisa disalahkan atas kenaikan berat badan Anda. Berbeda dengan barang-barang sebelumnya, produk kecantikan ini dapat membuat gemuk karena bahan bernama parabens.

Menurut penelitian, sebanyak 90 persen kosmetik mengandung pengawet ini.

Paraben bisa menyerupai estrogen, dan diduga bisa memicu perkembangan sel-sel lemakdi jaringan tubuh manusia. Uni Eropa sendiri sudah melarang penggunaan parabens.

Carilah kosmetik, tabir surya, dan losion bebas paraben.




Artikel Terkait


EmoticonEmoticon