Friday, January 11, 2019

DETOKSIFIKASI KULIT KETIAK, CARA ALAMI MENGURANGI BAU BADAN DAN MEMBERSIHKAN KULIT KETIAK

Manfaat dan Cara Melakukan Detoksifikasi Kulit Ketiak. Salah satu area tubuh yang paling banyak memproduksi keringat adalah ketiak. Saat ketiak mengeluarkan keringat, seringkali timbul aroma kurang sedap yang disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada kulit. Untuk mengatasi aroma tersebut penggunaan deodoran dan antiperspirant menjadi kebutuhan. Lihat juga INILAH PERBEDAAN DEODORAN DAN ANTIPERSPIRANT, SESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN TUBUH ANDA

DETOKSIFIKASI KULIT KETIAK, CARA ALAMI MENGURANGI BAU BADAN DAN MEMBERSIHKAN KULIT KETIAK

Memang bau badan bisa berkurang. Akan tetapi, penggunaan produk deodoran dan antiperspirant tertentu ternyata dapat merusak fungsi kelenjar pada keringat. Beberapa kandungan dalam deodoran seperti aluminium klorida memang tidak terlalu berbahaya, tapi kalau dibiarkan menumpuk bertahun-tahun dapat membuat ketiak hitam atau iritasi.

Residu produk juga akan menumpuk pada kulit dan merusak fungsi ketiak. Selain mengganggu kemampuan tubuh untuk mengeluarkan keringat, hal ini juga berisiko mengganggu keseimbangan hormon tubuh serta berpotensi menyebabkan kanker. Maka itu, penting bagi kita untuk melakukan detoksifikasi kulit ketiak.

Berikut ini beberapa manfaatnya:

Menghilangkan residu produk yang digunakan
Tumpukan residu dari deodorant dan anti-perspirant dapat membentuk lapisan gel pada permukaan kulit yang berisiko menyumbat kelenjar keringat dan mengurangi jumlah keringat.

Mengurangi bau badan
Salah satu bahan yang digunakan untuk melakukan detoksifikasi kulit ketiak adalah cuka apel. Nah, karena cuka apel memiliki kandungan antimicrobial, proses ini dapat membantu Anda untuk mengurangi bakteri penyebab bau badan.

Langkah awal untuk beralih ke deodorant alami
Transisi dari deodorant konvensional ke deodorant alami dapat menyebabkan iritasi, ruam, atau keringat yang berlebihan. Untuk mencegah hal ini, Anda bisa melakukan detoksifikasi kulit ketiak terlebih dahulu untuk memberi waktu bagi tubuh Anda membiasakan diri.

Cara Melakukan Detoks

Gunakan masker
Salah satu cara untuk melakukan detoksifikasi kulit ketiak adalah dengan menggunakan masker. Anda bisa membuat masker ini sendiri di rumah dengan tiga bahan yang mudah untuk didapatkan, yaitu satu sendok makan bentonite clay, satu sendok teh cuka apel, dan air secukupnya. Campurkan tiga bahan tersebut dalam sebuah mangkuk plastik hingga mencapai konsistensi layaknya pasta. Oleskan campuran ini pada ketiak dan diamkan selama 10-20 menit. Jika saat mencobanya Anda merasakan sakit pada area ketiak, segera bilas masker tersebut, ya. Jika sudah mulai mengering, bilas masker menggunakan air mengalir atau waslap yang dibasahi air hangat. Ulangi setiap hari hingga Anda bau badan mulai berkurang dan deodorant natural tidak membuat kulit terititasi lagi.

Menyikat kering
Cara menyikat kering adalah menyikat kulit Anda dalam keadaan kering dan bukan basah atau saat sedang mandi. Metode ini sering dilakukan untuk melunturkan sel kulit mati pada bagian kaki atau punggung Anda. Lakukan ini kepada ketiak Anda untuk membersihkan bahan-bahan kimia yang menempel di kulit ketiak. Proses menyikat ini akan membersihkan pori-pori ketiak yang tersumbat, sekaligus membuat kulit ketiak lebih cerah dan sehat.

Atur pola makan
Saat proses detoksifikasi ketiak, Anda juga harus menyantap makanan yang mempunyai fungsi mengeluarkan racun dari tubuh. Makanan berserat tinggi seperti sayuran dan buah tak hanya membantu mengeluarkan racun di daerah ketiak tapi juga membuat keringat tidak berbau.

Pilih waxing daripada cukur
Ketika Anda ingin menghilangkan bulu halus di ketiak, pilih cara waxing daripada mencukurnya. Proses waxing bukan hanya menghilangkan bulu ketiak, tapi juga mengangkat sel kulit mati di permukaan ketiak.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon