Monday, October 9, 2017

Dampak Negatif Konsumsi Makanan Asam Bagi Kesehatan

Makanan asam bukanlah makanan yang memiliki rasa asam saja, melainkan makanan yang mengandung rendah alkalin. Dampak negatif asam bagi kesehatan yaitu keseimbangan asam dalam tubuh tidak seimbang sehingga beberapa penyakit bisa disebabkan akibat dampak negatif tersebut. 

Dampak Negatif Konsumsi Makanan Asam Bagi Kesehatan
Via: list.co.id


Makanan dengan kadar alkalin yang tinggi diantaranya seperti produk susu, daging, ikan, dan gandum. Makanan yang bersifat asam ini bisa menguras mineral seperti sodium, kalsium, dan potasium. Akibat dari konsumsi makanan asam juga bisa terjadi pada pembengkakan otot  dan sendi.
Secara umum ada beberapa bahan makanan pembentuk basa dan pembentuk asam. Makanan pembentuk basa diantaranya yaitu buah dan sayur-sayuran seperti stroberi, jeruk nipis, kiwi, nanas, belimbing, wortel, kangkung, bayam, tahu, tempe, tomat, sari kedelai dan kacang-kacangan. 

Sedangkan makanan pembentuk asam yaitu karbohidrat atau hidrat yang biasa terdapat dalam makanan pokok seperti jagung, nasi, kentang, ubi, sagu, daging sapi, daging kambing, daging unggas, ikan, susu, dan mie. Jadi hampir semua makanan yang mengandung air itu adalah makanan pembentuk basa. Dan makanan yang mengandung protein tinggi adalah makanan pembentuk asam. 

Berikut Penyakit Tubuh yang Disebabkan akibat Konsumsi Makanan Asam 


Pembuluh Darah Sempit

Benarkah jika terlalu banyak konsumsi asam bisa mengakibatkan pembluh darah menjadi sempit? Jelas, hal ini dibuktikan dari teori kedokteran yang menyatakan bahwa darah manusia itu bekerja dengan normal nilai PH.nya di titik 7,4-7,6 dan lebih spesifiknya lagi yaitu di titik 7,369. Pada titik PH tersebut bisa dikatakan bahwa darah yang bekerja saat itu berjalan dengan normal dan kekentalannya bagus. 

Apabila kekentalannya bagus dan normal, maka bisa dikatakan bahwa oksigen juga normal. Hal isi dikarenakan jika aliran darah berjalan dengan lancar dan normal, maka berarti oksigen juga lancar. 

Jika kondisi dalam tubuh sehat, maka pembuluh darahnya tipis dan bersih. Namun jika terlalu banyak mengkonsumsi protein yang tidak dibutuhkan oleh tubuh atau bakteri maka akan membuat darah menjadi asam. Uraian tersebut diungkapkan oleh wanita lulusan Queensland Institute of Natural Science Australia yang memiliki nama Andang Widhawari Gunawan sebagai ahli terapi nutrisi. 

Andang juga mengungkapkan bahwa tubuh yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan asam atau terlalu banyak mengonsumsi protein yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh bisa membuat sempitnya pembuluh darah dan aliran darahnya semakin kencang. Namun hal ini melalui proses yang bertahap atau jika sudah merasakan pegal-pegal pada tubuh, maka pembuluh darah sudah mulai sempit. 

Dampak Pada Pencernaan

Selain mempersempit pembuluh darah, makanan asam juga bisa berdampak pada gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan adalah salah satu masalah kesehatan yang bisa mempengaruhi organ dari sistem pencernaan dan masalah tersebut harus merupakan masalah kesehatan yang harus segera diatasi. 

Makanan yang bersifat asam bisa mengganggu sistem perencanaan karena makanan asam bisa menyebabkan tubuh mengalami nyeri pada uluh hati, saluran usus, dan juga pada esophagus. Oleh sebab itu, makanan yang bersifat asam juga bisa mengakibatkan asam pada lambung berlebihan dan membuat perut menjadi mulas karena makanan asam akan memicu gas yang berlebihan pada tubuh. 

Makanan asam yang dapat memicu dan bisa menciptakan gas yang berlebihan pada tubuh juga mengakibatkan perut kembung sehingga sering mengalami sendawa, perut juga akan mengalami rasa kembung terus menerus setelah habis makan apabila terlalu banyak mengkonsumsi masakan asam. 

Mual dan Batuk 

Terlalu banyak konsumsi makanan yang asam akan membuat sensasi nyeri pada perut sehingga dampak dari nyeri tersebut bisa menyebabkan mual dan muntah-muntah yang terus terusan. Mual dan muntah yang terjadi akibat terlalu banyak konsumsi makanan asam biasanya karena adanya sensasi panas pada uluh hati dan juga tenggorokan. 

Sensasi panas yang ada pada tenggorokan selain menyebabkan mual dan muntah juga akan menyebabkan batuk. Batuk merupakan penyakit yang bisa disebabkan karena terlalu banyak konsumsi makanan asam. Batuk tersebut bisa mencakup batuk kering dan batuk kliring konstan tenggorokan. Jadi makanan asam yang terlalu banyak akan memicu terjadinya batuk. 

Dari uraian tersebut bisa disimpulkan bahwa konsumsi makanan asam yang berlebihan akan menyebabkan beberapa penyakit pada tubuh seperti nyeri pada tubuh seperti pada saluran pencernaan, termasuk lambung, perut, dan usus. Demikian uraian tentang dampak negatif akibat konsumsi makanan asam ,semoga bermanfaat.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon