Wednesday, November 8, 2017

4 Zat Pada Makanan Penyebab Anemia

Jika Anda termasuk orang yang mudah lelah dan lemas, wajah terlihat pucat. Mungkin Anda menderita anemia / kekurangan darah. Penyakit ini kata sebagian dokter bukan termasuk yang berbahaya dan penyebab utama nya hanya kekurangan zat besi. Jadi solusinya Anda cukup mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan menghindari makanan yang menyerap atau menghambat penyerapan zat besi yang berakibat menyebabkan anemia.

4 Zat Pada Makanan Penyebab Anemia


Zat Pada Makanan Penyebab Anemia dan Jenis Makanannya


Inti pada setiap makanan pasti ada manfaatnya, namun ada juga makanan tertentu yang kandungannya malah sebaliknya membuat dampak negatif pada tubuh, salah satunya menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh, hal ini yang menyebabkan kekurangan darah atau biasa disebut anemia.

Zat Tanin

Zat Tanin adalah zat alami yang terdapat dalam tumbuhan atau sayuran, biasanya dapat di temukan dalam kopi, biji-bijian, buah anggur, jagung atau teh. Rata-rata makanan yang lumrah dan sering di konsumsi untuk kultur kebiasaan di Indonesia.

Konsumsi makanan yang mengandung zat tanin mengakibatkan terganggunya penyerapan zat besi dalam tubuh, hal ini akan lebih terasa pada penderita anemia yang dampaknya badan jadi lemas setelah makan dan sulit untuk konsentrasi. Terutama untuk Anda yang sering konsumsi kopi secara berlebih. Sebuah riset menyatakan mengkonsumsi kopi tidak boleh dari 2 x dalam sehari. Untuk mendapatkan manfaatnya karena sudah di jelaskan tadi bahwa kopi salah satu makanan yang mengandung zat tanin sebagai penghambat absorpsi zat besi.

Zat Gluten

Zat berikutnya bernama gluten, zat ini bisa menyerap atau mengganggu adalah zat besi dalam setiap makanan yang kita konsumsi zat gluten biasa ditemukan di biji-bijian, selai atau pasta. Sebisa mungkin Anda hindari untuk menjaga kadar darah dalam tubuh tetap normal.

Saran untuk penderita anemia ada baiknya jika sing konsumsi roti, pilihlah roti dengan bahan dasar gandum, karena kandungan zat besi dalam gandum mencapai 6%, namun baiknya tidak mengkonsumsi nya dengan selai atau biji-bijian karena nanti berdampak terganggunya penyerapan zat besi karena kandungan zat gluten dalam makanan  pendamping roti tersebut.

Sebagai penggantinya mungkin bisa menggantinya dengan makanan pendamping roti dengan selain selai dan yang mengandung biji-bijian.

Zat Kalsium

Jika mendengar kalsium, pasti teringat susu, keju dan apapun makanan yang berbahan dasar susu, benar sekali, bahan makanan satu ini adalah salah satu penyebab terganggunya penyerapan zat besi, oleh karena itu disarankan oleh ahli medis / dokter untuk tidak mengkonsumsi makanan mengandung zat besi berbarengan dengan yang mengandung kalsium seperti susu.

Karena nanti membuat penyerapan zat besi tidak maksimal, ubah kebiasaan Anda yang sering mengkonsumsi roti bersama susu. Ada baiknya makanlah nasi untuk sarapan dengan porsi yang cukup daripada roti yang notabene kurang bagus untuk kondisi penderita anemia.

Zat asam oksalat

Zat berikutnya adalah oksalat, zat satu ini biasanya terdapat pada makanan seperti bayam, kacang tanah dan cokelat, untuk Anda penikmat kopi boleh mengkonsumsi nya yang bentuk kemasan atau olahan jadi bukan yang masih di olah alami dari biji. Karena kandungan oksalat pada kafein sangat tinggi di bandingkan dengan kopi yang sudah melalui proses pengolahan sebelumnya.

Saran untuk penderita anemia, lakukan perubahan pada pola hidup di samping pola makan nya, seperti konsumsi air putih 8-10 gelas dalam sehari dan lakukan olahraga ringan setiap hari meskipun hanya kecil-kecilan, namun jadikan kebiasaan agar metabolisme tubuh lancar dan proses penyerapan zat besi lebih maksimal.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon