Saturday, December 9, 2017

INI DIA MENGAPA STRES BIKIN KULIT JADI BERMASALAH

Efek Negatif Stres Terhadap Kondisi Kulit. Saat kondisi pikiran dan emosi sedang tidak seimbang, secara psikologis ternyata dapat mempengarui kesehatan kulit. Stres akan berdampak pada kulit, mulai dari jerawat, iritasi, dan bahkan keriput. Baca juga PENGARUH STRES TERHADAP KULIT Gejala Kulit Sedang Mengalami Stres

INI DIA MENGAPA STRES BIKIN KULIT JADI BERMASALAH

Berikut ini penjelasan mengapa stres mempengaruhi kulit dan apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kulit tetap bersih.

1. Hormon stres
Saat stres, tubuh memompa hormon stres sebagai bagian dari respons stres akut. Hormon ini mengarahkan darah menjauh dari kulit, mengirimkannya untuk bahan bakar otot dan organ.

Stres kronis membuat kulit kekurangan oksigen dan nutrisi penting, yang menyebabkan kondisi kulit dan pembengkakan. Salah satu hormon stres, khususnya, kortisol, juga dapat menyebabkan kelenjar minyak memproduksi minyak berlebihan sehingga jika rentan berjerawat wajah jadi lebih berjerawat.

2. Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk kesehatan kulit dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kurang tidur dapat meningkatkan kadar kortisol, yang bersamaan dengan kelebihan minyak bisa membuatnya lebih sulit untuk tidur, seperti lingkaran setan, kurang tidur, kelebihan kortisol, lebih banyak stres, kurang tidur. Kurang tidur dan tekanan lebih besar dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga membuat kulit kusam dan garis halus muncul lebih cepat.

3. Masalah kulit lain
Jika memiliki kondisi kulit kronis seperti eksim, psoriasis, atau rosacea, dapat bertambah buruk saat stres.

4. Kebiasaan gugup yang sulit dihilangkan
Cara kita mengatasi stres sebenarnya bisa merusak kulit. Karena stres, tanpa sadar kita biasanya melampiaskan dengan menggigit kuku, memegang kulit atau memutar rambut.

Semua kebiasan itu dapat mentransfer bakteri ke kulit sehingga lebih rentan terhadap jerawat. Bahkan jika menenggak minuman latte dapat membuat kebiasaan gugup itu menjadi lebih buruk. Jadi, tetaplah minum air putih.

5. Meningkatkan risiko kanker kulit
Jangan panik, stres tidak dapat menyebabkan kanker kulit tapi bisa meningkatkan risikonya. Stres menurunkan sistem kekebalan tubuh secara umum namun sekarang para periset telah menemukan bahwa respons sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker kulit sel basal juga terpengaruh.

Selain mengoleskan tabir surya sebagai perlindungan, carilah teknik penghilang stres untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

6. Mempercepat penuaan
Terlalu banyak tekanan dapat menambah garis halus dalam beberapa tahun. Hormon stres menyebabkan penuaan datang lebih cepat karena tubuh sedang sibuk melawan stres daripada melindungi Anda dari tekanan lingkungan seperti sinar UV, asap rokok, dan polusi.

Ada banyak sistem pertahanan alami pada kulit dan jika menghabiskannya karena stres internal, kita akan menggunakan melebihi sumber daya.

Beberapa teknik manajemen stres sederhana dapat bermanfaat untuk kulit. Misalnya ketika lelah, jalan-jalan sebentar, lakukan beberapa latihan yoga atau pernapasan dalam-dalam, atau mengobrol dengan seorang teman. Ini semua dapat menurunkan kadar kortisol, yang dapat membantu membersihkan pikiran dan kulit.

Selamat mengendalikan stres Anda, agar kulit Anda tetap sehat dan segar.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon