Friday, January 19, 2018

10 TIPS PENTING PERAWATAN KULIT UNTUK PRIA

10 Jenis Perawatan Kulit yang Wajib Dilakukan Pria. Perawatan kulit untuk kaum pria sama pentingnya dengan yang dilakukan oleh wanita. Perbedaannya adalah perawatan kulit pria tak selalu harus berhubungan dengan produk skin care karena memiliki kebutuhan yang tidak sama. Baca juga PERAWATAN KULIT UNTUK PRIA Trik Mencegah Pori-pori Wajah Membesar

10 TIPS PENTING PERAWATAN KULIT UNTUK PRIA

Perawatan kulit pria penting dilakukan untuk mencegah penyumbatan pori-pori yang menyebabkan munculnya jerawat. Laki-laki memiliki bulu atau rambut di daerah wajah, dan produksi minyak pada laki-laki juga lebih besar dibanding perempuan.

Kolagen pada laki-laki juga lebih banyak dibandingkan perempuan. Inilah kenapa justru kulit perempuanlah yang lebih cepat keriput dibanding kulit laki-laki.

Namun, penggunaan produk pelindung sinar ultraviolet penyebab penuaan pada kulit tetap harus dilakukan.

Berikut ini beberapa tips perawatan kulit yang penting untuk dilakukan pria:

1. Gunakan air hangat sebelum dan setelah bercukur

Bintik merah yang muncul setelah kita mencukur jenggot atau kumis adalah tanda iritasi pada folikel rambut. Membasuhnya dengan air hangat dapat membantu menguranginya.

Selain itu, membasuh wajah dengan air hangat sebelum bercukur juga bisa membuat kulit lembap, sehingga mempermudah dalam bercukur. Kita juga dapat menggunakan krim cukur untuk hasil yang lebih baik.

2. Cukur sesuai arah tumbuh bulu

Saat ini semakin banyak produk yang menawarkan pisau cukur dengan jumlah mata pisau yang lebih dari satu. Padahal, jenis pisau atau silet yang digunakan sebenarnya tidak terlalu berpengaruh. Yang lebih penting adalah cara mencukurnya.

Pastikan selalu mencukur rambut sesuai arah pertumbuhan rambut, bukan ke arah sebaliknya.

3. Tidak perlu pakai aftershave

Aftershave memang disarankan untuk mencegah terjadinya infeksi pada area kulit yang dicukur. Namun penggunaan cairan alkohol tersebut hanya diperlukan jika kita bercukur menggunakan pisau cukur lipat. Saat ini, alat tersebut sudah sangat jarang digunakan.

Jadi, jika tetap ingin menggunakan aftershave, pilihlah produk yang tidak mengandung alkohol, untuk melembapkan kulit usai bercukur.

4. Hindari menggosok kulit wajah dengan handuk

Untuk mengeringkan wajah setelah cuci muka, lakukan gerakan menepuk-nepuk dengan handuk. Jangan mengeringkan dengan cara menggosok, karena ini dapat memicu iritasi pada kulit.

5. Baca label dengan baik sebelum memberi produk untuk kulit

Hal penting yang perlu tercantum di label produk kulit pria adalah noncomedogenic dan alcohol-free.

Noncomedogenic artinya produk tersebut tidak akan menyumbat pori-pori, sehingga kecil kemungkinan untuk menyebabkan munculnya jerawat pada kulit.

Sedangkan keterangan alcohol-free pada label berarti produk tersebut tidak mengandung alkohol dan tidak akan membuat kulit menjadi kering.

Kandungan lainnya yang mungkin perlu dihindari adalah oxybenzone, terutama dalam produk-produk sunscreen, krim pelindung kulit dari radiasi sinar UV.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa oxybenzone dapat meresap melalui kulit dan tersebar ke seluruh tubuh. Namun, jika digunakan sebagai bahan kosmetik dalam kadar kurang dari 10%, oxybenzone masih diizinkan oleh BPOM.

6. Pentingnya melindungi kulit dari sinar matahari

Bukan karena takut hitam, melindungi kulit dari sinar matahari adalah hal wajib demi kesehatan.

Sinar ultraviolet akan mempercepat terjadinya penuaan pada kulit, misalnya kerutan, dan memicu kerusakan lain. Sinar UV juga dapat menembus kain baju dan jendela, sehingga mengenakan baju lengan panjang saja tidak cukup.

Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghindari efek buruk sinar matahari adalah:
- Hindari panas-panasan dan terpapar sinar matahari langsung pada pukul 10 pagi hingga 4 sore.
- Gunakan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih.
- Tetap gunakan sunscreen meski cuaca mendung.

7. Gunakan pelembap

Selain sunscreen atau tabir surya, produk kulit lain yang dibutuhkan pria adalah pelembap. Pelembab sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit wajah dan seluruh tubuh (body lotion).

Pelembab berfungsi untuk mempertahankan kandungan air pada lapisan kulit yang lebih dalam (dermis). Inilah yang mencegah kulit tampak kering dan kusam, sekaligus mengurangi kerutan di wajah.

Jika kulit Anda kering, pilihlah pelembab dalam bentuk krim. Pelembap berbentuk lotion cocok untuk jenis kulit normal, sedangkan pemilik jenis kulit berminyak dianjurkan memilih pelembap berbahan dasar air.

Hati-hati, biasanya terdapat bahan di dalam pelembap yang bisa membuat reaksi alergi pada kulit beberapa orang.

Sebaiknya, Anda mencoba mengoleskan sedikit krim tersebut terlebih dahulu di pergelangan tangan. Biarkan selama sekitar 1 hari untuk melihat apakah ada reaksi alergi berupa kemerahan, gatal, atau nyeri pada area tersebut. Jika aman, lanjutkan pemakaian pada wajah atau seluruh tubuh.

9. Hindari mandi air panas

Saat udara sedang dingin atau setelah semalaman tidur di bawah kesejukan AC, mandi air panas memang lebih menyenangkan. Namun perlu diingat, air yang terlalu panas akan membuat kulit menjadi lebih kering, gatal, dan bersisik.

Air panas juga membuang kandungan minyak alami yang terdapat pada kulit. Oleh karena itu, pastikan air mandi bersuhu hangat, demi kesehatan kulit.

9. Berhenti merokok

Merokok akan mempercepat proses penuaan kulit. Saat kulit terluka, penyembuhannya juga menjadi lebih lama jika Anda merokok. Begitu pun jika Anda mengidap beberapa penyakit kulit seperti psoriasis atau hidradenitis supurativa, merokok bisa membuatnya makin parah.

10. Kurangi pemakaian minyak rambut

Menggunakan pomade atau pun minyak rambut bagi pria menjadi kebutuhan agar penampilan rambut terlihat lebih rapi dan klimis. Namun, faktanya terlalu sering menggunakan minyak rambut justru dapat membuat kulit wajah terlihat lebih berminyak dan kusam.

Gunakan pomade atau minyak rambut seperlunya saja. Pastikan sebelum tidur, rambut dalam keadaan bersih dari pemakaian pomade atau minyak rambut.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon