Monday, February 19, 2018

BAHAN ALAMI AMPUH ATASI JERAWAT SAAT HAMIL

Bahan Alami Atasi Jerawat Saat Hamil. Hormon kehamilan menyebabkan banyak perubahan pada tubuh wanita terutama masalah kulit dan jerawat di wajah. Hal ini karena hormon kehamilan bisa menstimulasi produksi minyak alami di kulit. Lihat juga BEKAS JERAWAT Jenis Bekas Jerawat dan Cara Mengatasinya

BAHAN ALAMI AMPUH ATASI JERAWAT SAAT HAMIL

Untuk mengatasinya, ibu hamil tidak bisa sembarangan menggunakan obat jerawat. Beberapa kandungan dalam obat jerawat nggak disarankan untuk dipakai oleh perempuan hamil. Accutane, misalnya, terbukti dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi.

Ada berbagai bahan alami yang bisa membantu mengatasi jerawat :

1. Baking Soda

Baking soda bekerja dengan mengeringkan minyak pada kulit. Cara penggunaannya ambil 1 sendok makan baking soda dan campurkan dengan 1 sendok makan air. Aplikasikan ke daerah jerawat bukan seluruh wajah. Tunggu sampai kering lalu cuci dengan air hangat. Dengan demikian jerawat cepat kering dan dapat segera sembuh.

2. Kunyit

Kunyit adalah antiseptik alami dan akan mengobati infeksi yang menyebabkan jerawat. Kunyit juga akan memperbaiki keseluruhan warna kulit dan tekstur. Caranya buatlah pasta kunyit dengan mencampur 1/2 sendok teh bubuk kunyit dengan air. Oleskan ke jerawat, diamkan selama satu jam lalu cuci bersih. Gunakan pasta ini setiap hari untuk hasil yang efektif.

3. Minyak Kelapa

Karena sifat antimikroba yang terkandung di dalamnya, minyak kelapa bisa efektif melawan bakteri penyebab jerawat. Untuk pemakaiannya, pertama-tama cuci muka dan tepuk sampai kering. Oleskan minyak kelapa murni sebagai pelembap dan pijat ke daerah yang berjerawat. Lalu diamkan semalaman. Minyak kelapa ini bukan hanya akan melawan bakteri tapi juga akan melembapkan dan memberi nutrisi pada kulit.

4. Cuka Apel

Cuka apel akan menyerap minyak di kulit sekaligus bertindak sebagai toner karena enzim alami yang ada di dalamnya. Cara pemakaiannya, campur cuka sari apel dan air dengan perbandingan 1:3. Ambil bola kapas dan rendam dalam campuran lalu oleskan ke jerawat.

5. Aloe Vera

Aloe vera atau lidah buaya akan menyembuhkan jerawat secara efektif sekaligus meremajakan kulit. Untuk perawatan ini, pastikan kita membersihkan wajah terlebih dulu. Setelah itu ambil daun lidah buaya dan iris terbuka. Keruk gel pada daging lidah buaya dan tempatkan dalam wadah. Oleskan gel ke wajah dan biarkan selama satu jam sebelum membilasnya. Terapkan setiap malam sebelum tidur untuk hasil terbaik.

6. Minyak Atsiri

Minyak atsiri seperti minyak pohon teh dan minyak lavender mengandung antioksidan, antimikroba dan menyeimbangkan kadar minyak. Untuk perawatan ini, ambil 1 tetes minyak lavender, 4-5 tetes minyak zaitun atau minyak kelapa dan 1-2 tetes minyak pohon teh. Campurkan atau aduk rata dan oleskan pada jerawat. Biarkan semalaman dan gunakan setiap malam di wajah yang udah dibersihkan lebih dulu untuk hasil terbaik. Sebelum menggunakan minyak esensial, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan bahwa kita tidak alergi terhadap obat tersebut.

7. Madu

Madu menciptakan sensasi menenangkan kulit karena memiliki khasiat antiseptik dan antibakteri. Bilas wajah dengan air hangat terlebih dulu, lalu oleskan madu ke jerawat. Biarkan selama 30 menit, lalu bilas.

8. Buah Jeruk

Lemon dan limau mengandung asam alfa hidroksi yang membantu mengecilkan pori-pori. Lemon dan limau juga mengandung sifat antibakteri sehingga bisa dibilang buah jeruk adalah agen exfoliant yang baik. Cara pemakaiannya, peras air jeruk nipis. Oleskan pada area yang terkena dengan menggunakan kapas. Biarkan selama 10 menit lalu bilas dengan air dingin. Lakukan tes kulit terlebih dahulu untuk mengetahui apakah kulit kita tidak alergi. Buah jeruk bisa menyebabkan luka bakar bila dioleskan langsung pada kulit sensitif jika tidak diencerkan.

Harus diingat, karena setiap orang memiliki reaksi yang berbeda pada bahan tertentu maka perlu mencari tahu bahan apa yang sesuai untuk kita untu.k menghindari terjadinya alergi.

Apabila jerawat masih belum teratasi, berkonsultasilah dengan dokter agar dapat merekomendasikan solusi lainnya.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon