Monday, October 8, 2018

7 GEJALA MENOPAUSE PADA FISIK DAN PSIKOLOGIS

7 Gejala Menopause. Seiring dengan proses penuaan, semua wanita akan mengalami proses menopause. Fase alami tersebut disebabkan oleh perubahan pada kadar hormon tubuh wanita. Menjelang akhir usia 30 tahun, kinerja ovarium akan menurun dan pada akhirnya berhenti memproduksi hormon reproduksi di kisaran usia 50 tahun. Pada masa ini, kadar hormon estrogen dan progesteron akan berubah dan mempengaruhi ritme tubuh. Baca juga PANDUAN DIET SEHAT DI USIA 40 TAHUN KE ATAS

7 GEJALA MENOPAUSE PADA FISIK DAN PSIKOLOGIS

Ada beberapa gejala menopause yang terlihat dari sisi fisik maupun psikologis.

1. Berkeringat di malam hari
Berkeringat di malam hari secara terus-menerus adalah salah satu respons tubuh terhadap penurunan estrogen. Bagi banyak wanita, berkeringat di malam dimulai selama perimenopause, dan intensitasnya cenderung meningkat sampai beberapa bulan setelah menopause.

Banyak perempuan merasa tidak nyaman karena terbangun di malam hari karena tubuhnya basah kuyup oleh keringat. Ganti baju, dan tentunya kondisi ini akan berdampak pada hubungan dengan pasangan. Jujur saja, kita tentu tak nyaman jika tidur dekat dengan orang lain dalam kondisi keringatan.

2. Cemas dan suasana hati mudah berubah
Salah satu fungsi estrogen dalam tubuh perempuan adalah mengatur hormon dan neurotransmiter lainnya, termasuk beberapa yang mempengaruhi suasana hati. Serotonin, dopamin, dan norepinefrin adalah hormon dan neurotransmitter yang berfungsi untuk mengangkat dan menstabilkan suasana hati. Ketika kadar estrogen tidak menentu, akibatnya suasana hati gampang berubah sepanjang hari.

3. Kurang konsentrasi dan gampang lupa
Hormon estrogen memainkan peran penting dalam daya ingat dan mempegaruhi kerja otak. Ketika produksi hormon ini berkurang, maka perempuan itu akan mudah lupa dan sulit fokus pada sesuatu. Jika kurang konsentrasi dan gangguan memori ini berlarut-larut, bukan tak mungkin orang itu akan frustrasi dengan kondisi tersebut.

4. Perubahan pada dorongan seksual
Seperti semua gejala menopause, perubahan dalam dorongan seksual juga menjadi salah satu tanda. Beberapa wanita mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual sebab hormon estrogen yang betugas menjaga jaringan vagina tetap elastis dan terlumasi, kian berkurang. Akibatnya, dinding vagina menipis dan bisa jadi kering sama sekali sehingga berhubungan intim menjadi tak menyenangkan.

5. Sering buang air kecil
Buang air kecil adalah gejala yang sering terjadi menjelang menopause. Penipisan dinding vagina serta elastisitasnya yang berkurang membuat kontrol kandung kemih menjadi masalah, ditambah lagi dengan melemahnya otot panggul. Infeksi saluran kemih juga sering terjadi pada perempuan menjelang atau pada masa awal menopause.

6. Tumbuh Banyak Rambut Halus di Wajah
Tumbuhnya rambut halus di wajah merupakan aalah satu tanda menopause. Jumlah pertumbuhan rambut di wajah ini disebabkan tingginya dihydrotestosterone (DHT), yang menyebabkan tidak terkendalinya pertumbuhan rambut di wajah.

7. Rendah kalsium
Ketika tingkat estrogen berkurang dalam tubuh, tulang mulai kehilangan kalsium. Jadi jika Anda mengalami sakit sendi atau tulang yang lemah, itu bisa berarti masa menopause sedang mendekati Anda.

Siap-siap menyesuaikan diri dan sebaiknya berkonsuntasi ke dokter untuk menyambut masa menopause supaya tidak khawatir berlebihan.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon