Thursday, January 12, 2017

CIRI-CIRI KULIT SENSITIF & CARA PERAWATANNYA

Perawatan Kulit Sensitif. Memiliki kulit yang sensitif memerlukan perawatan yang ekstra. Jika salah dalam perawatan dan memilih produk kecantikan yang tidak tepat, dapat mengakibatkan kulit menjadi makin kering, berjerawat, atau timbul masalah baru.


Untuk menghindarinya, perlu mengenali ciri khas dari kulit sensitif dan cara perawatan yang tepat.

Kulit sensitif sering dipengaruhi oleh faktor genetis. Lapisan kulit yang paling sensitif terhadap perubahan lingkungan, perawatan kulit, dan produk kosmetik adalah lapisan pelindung kulit (stratum korneum) paling luar.

Ciri-ciri yang sering terlihat adalah kulit mudah kering dan mudah terjadi iritasi karena sistem perlindungan kulit kurang baik terhadap faktor lingkungan dan polusi.

Agar lebih jelas, amati kulit wajah Anda baik-baik. Jika mengalami kondisi seperti berikut ini, bisa jadi kulit Anda termasuk sensitif.

- Kulit sensitif mudah bereaksi dengan faktor lingkungan, seperti sinar matahari, polusi, cuaca dingin, dan bahan-bahan kimia yang terdapat pada kosmetik atau perlengkapan mandi.

- Kulit sensitif ditandai dengan iritasi, rasa menyengat, gatal, rasa seperti terbakar, dan kencang.

- Bila kulit terlihat bersisik dan sangat kering di siang hari, kemungkinan besar kulit Anda termasuk jenis kulit sensitif.

- Sering terkena alergi seperti gatal, vlek, dan jerawat.

- Biasanya, noda yang ada pada kulit seperti bekas luka, vlek hitam, atau bekas jerawat sukar dihilangkan.

- Kulit tampak sangat tipis sehingga garis-garis halus pembuluh darah dapat terlihat jelas.

- Wajah tampak memerah selama beberapa saat, setelah dibersihkan dengan sabun pembersih wajah dan dikeringkan dengan handuk. Hal ini karena kulit sensitif sangat peka terhadap tekanan sekecil apa pun.

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, ikuti tip berikut ini.

1. Jangan menggunakan pembersih wajah yang mengandung zat eksfoliasi. Jika kulit berminyak, gunakan pembersih yang mengandung salicylic acid untuk membuka sumbatan pori.
2. Gunakan produk yang mengandung herba alami, seperti chamomile dan aloe vera, yang berfungsi sebagai anti-iritasi.
3. Hindari menggunakan penyegar wajah yang mengandung alkohol, karena sangat reaktif terhadap kulit sensitif. Sebaiknya pilih penyegar yang mengandung lavender atau witch hazel.
4. Bersihkan make up dengan pembersih lembut yang tidak mengandung sabun (soap free) dan lembut (mild).
5. Bila kulit sedang iritasi, saat membersihkan wajah gunakan air dan make up remover wipes berbentuk tisu. Hindari washlap karena terlalu keras. Jangan gunakan air dingin atau air hangat karena suhu ekstrem dapat mengiritasi kulit secara cepat. Gunakan air bersuhu normal.
6. Pilih tabir surya yang mengandung zinc atau titanium diokside, karena dapat mencegah iritasi pada kulit wajah akibat paparan sinar matahari.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon