Wednesday, August 30, 2017

Inilah Fakta yang Harus Diketahui Tentang KB Spiral

Pemerintah menyarankan kepada seluruh keluarga Indonesia untuk memiliki dua anak saja yaitu dengan melangsungkan program Keluarga Berencana atau KB. Ada begitu banyak metode kontrasepsi yang bisa diikuti oleh wanita yang berkeluarga. Saat ini alat kontrasepsi yang banyak diminati adalah KB Spiral atau Intra Uterine Device. IUD sebagai alat KB jangka panjang disebut-sebut yang paling efektif dalam mencegah kehamilan.

 Inilah Fakta yang Harus Diketahui Tentang KB Spiral


IUD sendiri alat kontrasepsi yang ditanam di dalam rahim yang mana bentuknya menyerupai hufuf T. Ada dua macam IUD, yaitu yang mengandung hormon sintetik progestin atau pun tembaga, keduanya akan berfungsi mencegah sperma untuk membuahi sel telur.

Fakta-Fakta Tentang KB Intra Uterine Device


KB IUD Tidak Menyebabkan Infeksi Panggul

Wanita sekarang takut menggunakan IUD karena masih terbayang banyak yang terkena infeksi panggul akibat penggunaan IUD yang dahulu tebal. Namun untuk saat ini IUD dibuat dengan bentuk tipis dan kecil sehingga akan mengurangi kemungkinan infeksi pada panggul.

Dapat Digunakan untuk Segala Usia

KB IUD ini bisa digunakan oleh wanita segala usia yang sudah menikah dalam mengatur jarak kehamilan. IUD dapat digunakan pada wanita yang sudah mengalami kehamilan dan telah melahirkan karena kehamilan sebelumnya tidak memengaruhi kinerja IUD.

IUD tidak Mencegah Penularan Penyakit Menular Seksual

IUD yang dipasang dalam rahim hanya efektif untuk mencegah kehamilan atau mengatur jarak kehamilan. Sehingga IUD ini tidak bisa digunakan untuk mencegah penularan penyakit seksual, dengan kata lain sesorang tetap bisa tertular penyakit seksual meski sudah memakai IUD seperti AIDS, Sifilis, dan gonorrhea.

IUD Hormonal Lebih Efektif Mencegah Kehamilan

Untuk mencegah terjadinya kehamilan, disarankan untuk menggunakan KB IUD hormonal karena dinilai lebih efektif. 

Efek Samping IUD Lebih Kecil Dibanding Pil KB

Masalah pada setiap wanita yang akan memilih alat kontrasepsi yang pertama adalah takut terjadi kegemukan yang dianggap akan mengganggu penampilannya. Saat awal pemasangan IUD memang kerap terjadi rasa mual, nyeri diarea payudara, dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Namun setelah melewati bulan keempat efek sampingnya akan berkurang sehingga kontrasepsi ini lebih aman dibandingkan Pil KB maupun Suntik KB.

IUD tidak Menyebabkan Ketidaksuburan pada Wanita

Banyak yang mengatakan jika penggunaan alat kontrasepsi IUD bisa mempengaruhi kesuburan wanita, padahal sebenarnya hal itu terjadi karena infeksi yang menyebabkan penyakit menular seksual. Sedang di sini IUD tidak menyebabkan infeksi namun tidak dapat mencegah penyakit menular seksual. Sehingga bagi para wanita ditekankan dalam menjaga kesuburannya maka harus menjaga pola hidup dan seks yang sehat serta senantiasa menjaga kebersihan organ intim.

Cara Kerja IUD 

Penggunaan IUD dapat menimbulkan reaksi radang di endometrium, yang disertai peningkatan produksi prostaglandin dan infiltrasi leukosit. Reaksi ini dipengaruhi oleh adanya tembaga sehingga enzim-enzim di endometrium, metabolism glikogen, dan penyerapan estrogen dan mempengaruhi transportasi sperma terhambat. Dalam penggunaan IUD tembaga maka jumlan spermatozoa berkurang. 

Keuntungan Menggunakan IUD

Kontrasepsi ini sangat efektif dalam mencegah kehamilan sampai 10 tahun, dapat efektif sejak pertama kali pemasangan, tidak mempengaruhi hubungan seksual, tidak ada efek samping hormonal seperti penyebab kegemukan, tidak mempengaruhi volume ASI dan kualitasnya, dapat digunakan langsung setelah melahirkan, bisa digunakan sampai menopause, tidak ada interaksi dengan obat-obatan, mencegah kehamilan ektopik, dan setelah dilepas bisa langsung subur.

Kerugian dalam Memakai IUD


Tidak banyak kerugian yang didapatkan hanya saja ada beberapa wanita yang merasakan nyeri setelah pemasangan dan mengalami pendarahan sedikit. Namun hal tersebut biasanya akan berlangsung selama 3 bulan dan setelahnya akan hilang. Untuk volume pendarahan saat menstruasi juga jadi sedikit banyak dan waktu menstruasi akan bertambah dari yang 7 hari bisa jadi 10 hari.

Itulah beberapa hal mengenai fakta-fakta penggunaan IUD, tidak ada yang perlu ditakutkan dalam pemakaiannya. IUD sangat disarankan karena tidak mengganggu hormonal dan dengan jangka waktu yang panjang.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon