Saturday, October 14, 2017

FUNGSI ANEKA PRODUK SKINCARE DAN URUTAN PAKAINYA

Macam Produk Skincare dan Urutan Pakainya. Beberapa produk perawatan kulit ini mungkin masih asing untuk sebagian orang. Serum, booster, essence, lotion hingga ampoule kini menjadi bagian dari rangkaian skin care yang dulu hanya terdiri dari pembersih wajah, toner, dan pelembap. Lihat juga STOP GUNAKAN PRODUK KECANTIKAN INI SETIAP HARI Produk Kecantikan Bikin Kulit Kering

FUNGSI ANEKA PRODUK SKINCARE DAN URUTAN PAKAINYA

Inti dari perawatan kulit sebenarnya hanya membersihkan, menutrisi, dan melindungi. Namun sesi “menutrisi” ini bisa dipecah ke dalam serangkaian tahapan : mempersiapkan kulit, mengeksfoliasi, menghidrasi, menetralkan PH, memperbaiki masalah kulit, menutrisi lapisan kulit terdalam, baru kemudian melembapkan. Dari situlah muncul produk-produk bernama essence, serum, booster, sampai ampoule.

Masih sering bingung apa fungsi tiap produk dan urutan pakai yang benar? Apakah perlu memakai semuanya? Berikut penjelasannya.

1. Exfoliating Toner

Exfoliating toner digunakan untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori dan memperjelas garis halus pada kulit. Exfoliating toner mengandung berbagai macam acid yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan kulit. Contohnya, kandungan salicylic acid baik untuk jerawat dan bekas jerawat, glycolic acid baik untuk stimulasi produksi kolagen. Toner seperti ini bisa dipakai setiap hari, 2 hari sekali atau disesuaikan dengan jenis kulit dan kandungan yang ada di toner tersebut.

2. Hydrating Toner / Lotion / Skin Refresher

Hydrating toner dibutuhkan untuk mengembalikan kelembapan dan menyeimbangkan pH kulit. Ada beberapa istilah yang populer untuk hydrating toner. Istilah Lotion umumnya digunakan oleh brand Jepang, dan Skin Refresher banyak ditemukan pada produk-produk keluaran Korea. Teksturnya sedikit lebih kental. Biasanya digunakan langsung di telapak tangan, lalu tepuk-tepuk perlahan dan ratakan pada kulit wajah sampai meresap.

3. Booster

Booster berfungsi untuk memberi nutrisi tambahan yang dibutuhkan kulit dan mempersiapkan kulit untuk menerima produk skincare yang akan dipakai setelahnya. Teksturnya pun beragam, ada yang cair, agak kental, bahkan gel. Cara pakainya pun sama seperti hydrating toner, tepuk-tepuk di kulit wajah secara perlahan.

4. Serum

Serum memiliki konsentrasi kandungan aktif lebih tinggi dibandingkan produk lain. Tekstur serum cenderung lebih thick daripada yang lainnya, konsistensinya mendekati minyak atau emulsion. Kandungan dalam serum pun lebih kaya, bisa berbahan dasar air atau minyak. Biasanya serum dikemas dalam botol kaca gelap karena komposisinya adalah bahan aktif yang sensitif terhadap cahaya.

Tiap serum memiliki kandungan yang ditargetkan untuk kebutuhan kulit secara lebih spesifik, seperti serum yang mengandung vitamin C untuk mencerahkan kulit, atau serum yang mengandung snail extract yang dikenal dapat memperbaiki struktur kulit dan memperkecil pori-pori.

5. Essence

Ada beberapa brand yang memiliki essence, namun tidak memiliki serum, dan begitu juga sebaliknya. Keduanya tidak jauh berbeda dan kembali lagi pada kebijakan setiap brand. Namun bagi brand yang memiliki serum dan juga essence, biasanya essence memiliki konsentrasi kandungan aktif yang sedikit lebih rendah dibandingkan serum. Teksturnya pun beragam, ada yang cair, sedikit lebih kental, sampai gel.

6. Ampoule

Ampoule dikenal sebagai produk yang memiliki konsentrasi kandungan aktif paling tinggi. Ukurannya biasanya paling kecil dan teksturnya paling cair jika dibandingkan dengan serum dan essence sehingga mudah menyerap. Kandungan bahan aktifnya memiliki dosis yang tinggi sehingga pemakaiannya pun cukup sedikit-sedikit saja.

7. Emulsion

Emulsion juga dikenal sebagai light moisturizer. Teksturnya cukup cair seperti susu yang berfungsi untuk melembapkan kulit. Di Korea, light moisturizer atau emulsion ini dikenal dengan istilah Lotion. Padahal di Jepang, istilah lotion dipakai sebagai toner. Jangan sampai tertukar, ya. Perhatikan asal brand yang Anda pakai agar tidak salah penggunaan.

8. Moisturizer

Moisturizer akrab dikenal sebagai pelembap. Bagi Anda yang punya kulit berminyak, pilih moisturizer dengan tekstur gel, sedangkan bagi pemilik kulit kering, pilih yang teksturnya krim.

9. Face Oil

Pakai minyak di wajah apa boleh? Nggak makin berminyak, ya? Mungkin 2 pertanyaan itu sering dipertanyakan sebelum kita mulai mencobanya. Face oil seperti namanya memang ditargetkan untuk kulit wajah. Teksturnya lebih ringan dan mudah menyerap pada kulit. Kita hanya membutuhkan 2 – 4 tetes saja untuk seluruh wajah.

10. Sleeping Mask

Sleeping Mask adalah langkah terakhir dalam rutinitas perawatan skincare yang penting untuk digunakan untuk memberi kelembapan dan memperbaiki tekstur kulit selama proses regenerasi. Masker jenis ini biasanya memiliki tekstur seperti gel, digunakan dengan meratakannya ke seluruh wajah, lalu diamkan selama semalam, dan bilas di keesokan harinya.

Urutan cara pakai skin care :

Exfoliating Toner —> Hydrating Toner —> Booster —> Ampoule —> Serum —> Essence —> Emulsion —> Moisturizer / Face Oil —> Sleeping Mask

Selalu ingat untuk memakai produk dari yang paling ringan teksturnya, lalu lanjut dengan produk yang teksturnya lebih pekat atau kental. Pakai produk di wajah yang sudah bersih setelah melakukan double cleansing dan gunakan produk yang dipakai sesuai kebutuhan kulit Anda.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon