Friday, December 1, 2017

ARGIRELINE, ATASI KERIPUT TANPA HARUS SUNTIK BOTOX Perbedaan Argireline dengan Botox

Manfaat Argireline. Jika ingin menghilangkan keriput namun takut dengan suntik Botox, Anda bisa menggunakan serum atau krim yang mengandung Argireline. Sebenarnya, Botox dan Argireline terbuat dari senyawa peptida yang sama, dan karena itu, mereka juga bekerja dengan cara yang sama. Lihat juga Awet Muda dengan Tanam Benang

ARGIRELINE, ATASI KERIPUT TANPA HARUS SUNTIK BOTOX Perbedaan Argireline dengan Botox

Argireline adalah asetil hexapeptide yang memiliki enam asam amino alami dalam kombinasi. Mengandung bahan aktif hexapeptide asetil 3 (AH 3) yang dikenal sebagai peptida amino. Produk Argireline bisa berupa krim dan serum. Biasanya dengan konsentrasi antara 5%-10% dan dicampur bahan baku anti aging yang lain.

Argireline terdiri dari peptida yang merupakan rantai asam amino yang dapat memengaruhi bagaimana sel-sel dalam tubuh bekerja. Ketika Argireline dioleskan pada kulit, maka akan diserap ke dalam tubuh dan menyebabkan otot-otot wajah lebih rileks. Proses ini akan mengurangi munculnya keriput dan garis-garis halus pada wajah.

Argireline bisa sangat efektif, dan dalam beberapa kasus, pengguna Argireline serum dapat mengurangi garis-garis halus dan kerutan hingga 30% setelah pemakaian selama 30 hari. Penggunaannya hanya dengan cara pengolesan krim atau serum di permukaan kulit sebanyak dua kali sehari.

Botox adalah protein murni hasil ekstrak dari bakteri Clostridium Botulinum yang dapat memblokir transmisi impuls syaraf asetil kolin yang berperan dalam kontraksi otot.

Botox menghambat pelepasan asetil kolin agar otot rileks dan kerut hilang. Yang menjadi kelebihan dari suntik Botox adalah mampu mengurangi terjadinya kerutan pada wajah, mengatasi mata yang sudah mulai turun dengan cara menaikkan alis.

Botox bekerja dengan cara melemaskan otot-otot wajah kecil yang menyebabkan garis ekspresi, membuat wajah lebih kencang, dan halus tanpa kerut. Botox bekerja pada bidang tertentu yang disuntikkan. Otot lain, seperti yang digunakan untuk menaikkan alis, tidak terpengaruh sehingga ekspresi alami bisa dipertahankan. Artinya, terapi tidak akan "membekukan " ekspresi wajah Anda.

Penyuntikkannya pun tidak memerlukan anestesi, meskipun dokter mungkin menggunakan es sebelum menyuntikkan Botox. Proses pengerjaan membutuhkan waktu sekitar 10 menit.

Sejumlah kecil Botox ditempatkan dalam otot-otot wajah yang dipilih melalui suntikan kecil dengan menggunakan jarum yang sangat halus. Kebanyakan pasien menggambarkannya sebagai gigitan semut selama beberapa detik, dan setelah penyuntikan dapat melakukan aktivitas seperti biasa.

Setelah injeksi diperlukan waktu dua sampai tiga hari untuk Botox mulai bekerja dan sekitar tujuh hari untuk hasil maksimal.

Perbedaan argireline dan botox yang utama adalah bahwa Botox disuntikkan pada kulit sehingga akan mencapai lapisan bawah kulit yang disebut dermis. Sedangkan Argireline dibuat dalam bentuk krim atau serum, dan tidak menembus kulit sedalam Botox.

Inilah sebabnya orang dengan kulit yang tebal mungkin tidak melihat hasil yang sama seperti seseorang berkulit tipis. Tetapi ketika Anda memasuki usia matang, yaitu di atas 35 tahun, kulit Anda umumnya akan menjadi lebih tipis dan lebih rentan terhadap keriput, di mana titik senyawa aktif dalam krim atau serum Argireline akan lebih mudah diserap.

Perbedaan argireline dan botox lainnya, Botox hanya dapat diterapkan di daerah tertentu wajah, sementara Argireline dapat diterapkan di seluruh wajah.

Konsultasi pada dokter kulit merupakan cara terbaik untuk mengetahui lebih lanjut apakah Anda cocok dengan produk Argireline, hal ini untuk meminimalisir efek negatifnya.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon